PD Enggan Ungkap Pengganggu Pro Anies: Nanti Dibilang Play Victim

ADVERTISEMENT

PD Enggan Ungkap Pengganggu Pro Anies: Nanti Dibilang Play Victim

Eva Safitri - detikNews
Senin, 14 Nov 2022 16:05 WIB
Herzaky Mahendra Putra Demokrat (Paradisa/detikcom).
Foto: Herzaky Mahendra Putra Demokrat (Paradisa/detikcom).
Jakarta -

Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) Rocky Gerung menilai batalnya deklarasi partai pengusung pro Anies Baswedan terkait transaksi cawapres. Partai Demokrat menyinggung oligarki.

Kepala Bamkostra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menganggap pernyataan Rocky Gerung sebagai pengingat akan adanya status quo dan oligarki. Untuk itu, menurutnya, partai dalam koalisi perubahan tetap teguh dan konsisten merapatkan barisan.

"Bang Rocky Gerung ini mengingatkan kita semua. Dalam setiap langkah perubahan pun, akan ada upaya status quo dan oligarki yang mencoba untuk masuk. Karena itu, parpol-parpol Koalisi Perubahan, harus tetap teguh dan konsisten merapatkan barisan. Berjalan bersama dan beriringan bersama rakyat," kata Herzaky kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Herzaky mengatakan partainya akan tetap konsisten memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Dia menilai adanya dukungan masyarakat terhadap rencana koalisi perubahan.

"Kalau kami, Demokrat, seperti disampaikan oleh Ketum Partai Demokrat, Agus Yudhoyono atau AHY, tetap fokus dan konsisten, bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Dukungan dan dorongan yang begitu besar disematkan rakyat kepada rencana Koalisi Perubahan, membuat Demokrat semakin meyakini ini jalan terbaik menuju Pilpres 2024," ucapnya.

"Ada nasib bangsa dan negara yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Bagaimana bukan hanya ekonomi negeri ini bisa segera pulih, punya fondasi kuat kembali dalam menghadapi resesi global tahun depan, melainkan juga ekonomi rakyat bisa membaik dan mendapatkan manfaat dari berbagai kebijakan ekonomi pemerintah," lanjut Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky mengakui ada saja pihak yang tidak senang dengan kebersamaan NasDem, PKS, dan Demokrat yang akan membentuk Koalisi Perubahan. Namun, Herzaky enggan mengungkap gamblang pihak tersebut.

"Rencana koalisi perubahan tetap lanjut dan semakin solid. Namanya upaya menggagalkan, dengan berbagai isu, pendekatan, tawaran, tekanan, dan sebagainya, pasti dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak senang oleh kebersamaan dan komitmen kami memperjuangkan perubahan dan perbaikan untuk rakyat," ucapnya.

"Tapi, tidak perlulah kami ungkap ke publik, siapa dan bagaimananya. Nanti dibilang curhat atau playing victim," lanjut Herzaky.

Meski begitu, Herzaky memastikan partainya akan tetap memperjuangkan harapan rakyat untuk membawa perubahan. Termasuk melawan upaya jahat menjegal demokrasi.

"Inilah wajah demokrasi kita. Yang mencoba melawan status quo dan memperjuangkan rakyat, mesti punya energi lebih dan banyak nyawa. Dukungan moral dari rakyat selama ini, menguatkan kami melawan upaya-upaya jahat penjagal demokrasi dengan berbagai skenarionya," ucapnya.

Sebelumnya, Rocky Gerung bicara adanya transaksi dibalik batalnya deklarasi koalisi perubahan. Rocky yakin ada transaksi di setiap partai.

"Itu bedanya, kalau relawan nggak mungkin gagal kan (deklarasi). Kalau partai pasti ada transaksi," kata Rocky Gerung dilansir detikJatim, Senin (14/11/2022).

Menurut Rocky, gagalnya deklarasi koalisi pengusung Anies juga menjadi dampak panjang dari parpol yang tidak memprotes soal presidential threshold (PT) atau ambang batas pencapresan sebesar 20%.

(eva/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT