Di Depan Jokowi, HT Ungkit Kasus SMS Bikin Perindo Gagal ke Parlemen

ADVERTISEMENT

Di Depan Jokowi, HT Ungkit Kasus SMS Bikin Perindo Gagal ke Parlemen

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 07 Nov 2022 15:53 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan para kader Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Gedung iNews Center, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). Jokowi memberikan pembekalan kepada para caleg Perindo untuk Pemilu 2019.
Hary Tanoesoedibjo dan Presiden Jokowi. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengungkit kasus SMS yang menjadikan dirinya tersangka pada tahun 2017. Hary Tanoe menyebut kasus tersebut berdampak kepada partainya yang gagal di 2019

"Ada hal yang mungkin ingat, 2017 saya ditersangkakan pernah. Hanya karena kasus SMS. Yang SP3-nya itu bulan Agustus 2018. Hanya SMS, Pak," kata Hary Tanoe saat acara HUT Perindo ke-8 di Inews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2022).

Dalam acara HUT Perindo ke-8 itu turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menhan sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto, serta petinggi partai lainnya. HT menilai kasus dan status tersangka itu membuat dirinya tak efektif mengurus Perindo.

"Jadi praktis kegiatan partai terhenti. Karena saya sebagai pimpinan partai tidak bisa efektif untuk mengelola partai saat itu," ujarnya.

Akhirnya kasus SMS yang menjadikan HT tersangka dihentikan. Namun, kasus SMS tersebut terlalu mepet dengan masa persiapan Pemilu 2019.

"Namun, setelah selesainya atau diperoleh SP3, tentunya perjuangan itu dilanjutkan lagi. Namun, waktu sudah terlalu mepet, hanya berapa bulan. Sehingga saya tidak terlibat dalam pemilihan legislatif maupun di bappilu sama sekali," ucap HT.

"Itulah kenapa penyebabnya, ada alasan yang jelas, untuk Pemilu 2019 Perindo gagal atau mungkin digagalkan," imbuh Hary Tanoe disambut riuh kader Perindo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, dan Sekjen PBB Afriansyah Noor.

Dari jajaran pengurus Perindo, terlihat Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo TGB M Zainul Majdi, Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, serta Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Perindo Tama S Langkun.

Simak juga Video: Daftar Pemilu 2024, Perindo Targetkan 60 Kursi di DPR

[Gambas:Video 20detik]




(rfs/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT