Survei Polstat dilakukan pada 1-10 Oktober 2022 di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta di lima kotamadya dan satu kabupaten. Populasi survei dinyatakan seluruh warga negara Indonesia minimal berusia 17 tahun dan memiliki e-KTP.
Jumlah sampel dalam survei 830 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat. Margin of error survei +- 3,4 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan bantuan kuesioner.
Dalam survei yang dirilis Rabu (12/10/2022), Anies Baswedan memimpin bursa cagub DKI dengan angka elektabilitas 40,5%. Di bawah Anies, ada Ahok dan Gibran Rakabuming dengan masing-masing elektabilitas 19,1% dan 10,5%.
Di posisi keempat bursa cagub DKI ada nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diikuti Bendaraha Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni di posisi kelima.
"Hasil survei Polstat menunjukkan, sebanyak 40,5% responden mengaku masih akan memilih Anies Baswedan. Kemudian 19,1% responden memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), lalu 10,5% memilih Gibran Rakabuming Raka," demikian keterangan survei Polstat.
Berikut ini hasil lengkap survei bursa cagub DKI dari Polstat:
1. Anies: 40,5%
2. Ahok: 19,1%
3. Gibran Rakabuming: 10,5%
4. AHY: 7,6%
5. Ahmad Sahroni: 5,7%
6. Tri Risma: 3,5%
7. Emil Dardak: 3,3%
8. Airin Rachmi: 1,1%
9. A Riza Patria: 0,5%
10. Tidak tahu: 8,2
Polstat atau Political Statistics merupakan anggota Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (ASOPI) yang merupakan asosiasi 34 lembaga survei dan ratusan periset opini publik yang bernaung di bawah World Association for Public Opinion Research (WAPOR). (gbr/tor)











































