Video Anies Tak Akan Tikung Prabowo, Muzani: Pemimpin yang Dipegang Omongan

ADVERTISEMENT

Video Anies Tak Akan Tikung Prabowo, Muzani: Pemimpin yang Dipegang Omongan

Nahda Utami - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 17:38 WIB
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2022).
Foto: Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (Hanafi/detikcom))
Jakarta -

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyindir Gubernur DKI Anies Baswedan yang siap maju menjadi calon presiden (capres) Pilpres 2024. Sindiran Muzani itu disampaikan untuk menanggapi video viral Anies yang bicara tak bakal 'menikung' Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di pilpres.

"Coba tanyakan kepada Pak Anies itu video asli atau bukan atau hoax atau asli. Kira-kira seperti itu, politisi pemimpin yang dipegang omongan," kata Muzani kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Muzani enggan berkomentar lebih lanjut. Menurutnya, partainya tidak pernah bicara dan berjanji seperti yang diucapkan Anies dalam video itu.

"Saya tidak bisa memberikan tanggapan karena itu yang ngomong dan berjanji bukan pihak kami," jelas Muzani.

Respons NasDem

Sebelumnya, Partai NasDem juga menanggapi video viral Gubernur DKI Anies Baswedan yang bicara tak bakal 'menikung' Prabowo Subianto di pilpres. Video itu beredar setelah Anies menerima mandat dari Partai NasDem sebagai capres menjelang Pilpres 2024.

"Begini, kita harus mendedahkan sebuah persoalan sebagaimana mestinya. Jangan gebyah uyah seolah segala sesuatu tidak ada ruang dan waktunya, tidak ada konteksnya. Jangan. Nanti kalau begitu alam pikir bangsa ini akan pendek dan picik. Semua dipandang serba hitam putih," kata Willy saat dihubungi, Selasa (4/10).

Willy lalu menjelaskan konteks pernyataan Anies itu saat menjelang Pilpres 2019 lalu. Menurut Willy, kala itu muncul spekulasi bahwa Anies akan maju juga di pilpres dan telah mendapat dukungan dari beberapa partai.

"Itu kan wawancara Pak Anies dengan Najwa Shihab (Nana) menjelang Pilpres 2019. Muncullah pertanyaan itu dari Nana. Mengapa begitu? Karena waktu itu muncul spekulasi bahwa Pak Anies akan maju juga di pilpres dan telah mendapat dukungan dari beberapa partai. Selain itu, ada rumor juga bahwa Pak Anies ditawari menjadi cawapresnya Pak Prabowo," ujarnya.

"Maka dijawablah seperti dalam Tiktok itu dari Pak Anies. Dia menyatakan bahwa dia akan fokus untuk menyelesaikan tugas di DKI," sambungnya.

Willy menuturkan Anies bersikap tak akan menandingi Prabowo meski dukungan parpol bermunculan. "Nah, terhadap ajakan atau dukungan berbagai partai tadi, sikap Pak Anies adalah dia tidak akan menjadi penghalangnya Pak Prabowo dalam Pilpres 2019. Begitu konteksnya," imbuhnya.

(nhd/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT