Respons NasDem soal Sejumlah Kader Mundur Usai Deklarasi Anies Capres

ADVERTISEMENT

Respons NasDem soal Sejumlah Kader Mundur Usai Deklarasi Anies Capres

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 09:02 WIB
Ketua DPP NasDem Willy Aditya
Willy Aditya. (Faiq Azmi/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah kader NasDem mundur usai Ketua Umum Surya Paloh mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres yang diusungnya di 2024. Ketua DPP NasDem Willy Aditya menghormati sikap masing-masing kader.

"Kami menghormati setiap pilihan. Teman-teman pasti punya dasar dan pemikiran mengapa mereka harus segera mundur. Dan itu sah adanya. Mereka masuk NasDem tanpa dipaksa, demikian juga saat memutuskan keluar. Kita semua adalah manusia dewasa yang bisa menentukan pilihan dan sikapnya masing-masing," kata Willy kepada wartawan, Rabu (5/10/2024).

Willy menyebut selain ada kader yang keluar, banyak juga yang berbondong-bondong masuk ke NasDem. Dia menilai hal itu biasa dalam partai politik, apalagi menjelang pilpres.

"Dalam pada itu, banyak juga yang berbondong bondong masuk NasDem. Jadi ada yg keluar ada juga yang masuk. Saya kira hal demikian ini biasa dalam dinamika menjelang pemilu dan pilpres," ujarnya.

Namun, yang pasti keputusan NasDem mengusung Anies sudah bulat. Sejak terpilih tiga nama menjadi satu nama, hal itu merupakan hasil ijtihad Surya Paloh sebagai ketua umum.

"Dan inilah hasil dari ijtihadnya Ketua Umum Surya Paloh setelah menimbang, menghitung, meminta pandangan para fungsionaris Partai, serta bermunajat kepada Sang Khalik," ujarnya.

Willy mengatakan setiap keputusan tidak bisa memuaskan semua pihak. Dia mengajak kader untuk bergandeng tangan saling berjuang menuju kontestasi pemilu 2024.

"Setiap pilihan tentu tidak akan memuaskan semua pihak. Itu sudah hukum kehidupan ini. Jadi segala reaksi dan konsekuensi yang ada setelah deklarasi kemarin telah disadari adanya oleh Partai. Namun inilah keputusan yang telah diambil. Dan kami pantang surut ke belakang," ucapnya.

"Genderang telah ditabuh maka marilah bersama sama bergandengan tangan saling menopang di medan perjuangan. Yang paling penting dari sebuah perjuangan bukan sekadar kemenangan akan tetapi kesungguhan dalam memperjuangkan apa yang telah ditetapkan. Kemenangan hanyalah bonus dari sebuah perjuangan," lanjut Willy.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Simak juga Video: Gelagat Zulhas Saat Ditanya Kans PAN Usung Anies jadi Capres

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT