Bambang Pacul soal 'Rumah Ganjar': Kenapa Nggak Minta Izin Megawati?

ADVERTISEMENT

Bambang Pacul soal 'Rumah Ganjar': Kenapa Nggak Minta Izin Megawati?

Nahda Utami - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 13:17 WIB
Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto memberikan keterangan usai melakukan rapat pengarahan tertutup oleh Ketua PDIP Megawati Soekarnoputri di DPP PDIP Diponegoro, Jakarta, Kamis (17/9/2015). Agung Pambudhy/Detikcom.
Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul bicara munculnya 'Rumah Ganjar' yang dibentuk oleh 18 relawan Ganjar Pranowo. Pacul heran pembentukan 'Rumah Ganjar' itu tidak melalui izin Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

"Kalau ada relawan-relawan yang membuat ini itu ini itu ya itu haknya relawan, tetapi relawan ini yang mestinya tahu bahwa itu Ganjar kader PDI Perjuangan, kenapa kok nggak minta izin ketua umum?" kata Pacul kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Pacul menyatakan Ganjar masih menjadi kader PDIP. Oleh karena itu, menurutnya, Ganjar harus mengikuti mekanisme dan aturan yang ada di PDIP.

"Iya kalau fatsun tata krama politik itu Ganjar masih kader PDI Perjuangan. Dia belum keluar PDI Perjuangan sepengetahuan saya ya. Kalau dia kader PDI Perjuangan itu berarti dia harus ikut mekanisme yang ada di PDIP Perjuangan," jelasnya.

Pacul melihat seharusnya ada komunikasi terlebih dahulu saat para relawan Ganjar membentuk 'Rumah Ganjar'. Pasalnya, pemilihan calon presiden (capres) akan diputuskan oleh Megawati selaku Ketum PDIP.

"Ya paling enggak kan nanya lah 'kami relawan dari ini mau mendukung Pak Ganjar' karena kalau bicara mekanisme pemilihan presiden di PDI kan juga ada mekanismenya diputus oleh ketua umum," ujar Pacul.

18 relawan Ganjar Pranowo sebelumnya bergabung ke dalam satu wadah dan satu tempat bernama Rumah Ganjar. Para relawan Ganjar itu ditugaskan untuk membangun narasi dan strategi propaganda untuk berperang opini melawan capres lainnya. Tentunya dengan satu tujuan yakni mendukung Ganjar sebagai capres di 2024.

Simak juga 'PDIP: Diusung Capres Atau Tidak, Ganjar Bagian Tak Terpisahkan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT