Masinton: Jokowi Jangan Mau Jadi Wapres, Dagelan Gitu

ADVERTISEMENT

Masinton: Jokowi Jangan Mau Jadi Wapres, Dagelan Gitu

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 18:45 WIB
Anggota DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu
Politikus PDIP, Masinton Pasaribu. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Masinton Pasaribu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak wacana jadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. Menurut Masinton, wacana Jokowi jadi wapres hanyalah dagelan.

"Ya jangan lah, Pak Jokowi jangan mau jadi wapres lah, jadi dagelan gitu loh karena nggak ada kewenangan," kata Masinton kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Masinton menilai Jokowi tidak mungkin menjadi wapres. Sebab, kata dia, Indonesia mengatut sistem presidensial.

"Kita kan mengatut presidensial bukan gabungan semi presidensial atau parlementer. Kewenangan wapres itu ya dia membantu presiden, kalau dari presiden jadi wapres kan lucu," ucapnya.

"Oke dia bantu tugas presiden tapi kan nggak ada matahari kembar, wapres adalah pembantu presiden. Kalau sudah pernah jadi presiden ya aneh aja," tambahnya.

Masinton menilai jika Jokowi menjadi wapres akan menimbulkan warisan yang buruk bagi generasi bangsa ke depannya.

"Akan meninggalkan warisan yang buruk buat generasi kita yang akan datang dan semangat amanemen UUD kita adalah semangat membatasi masa jabatan dan gila kekuasaan," ujarnya.

Respons Jokowi

Presiden Jokowi sebelumnya sudah buka suara perihal wacana dirinya bisa kembali maju di Pilpres 2024 menjadi cawapres. Jokowi mempertanyakan siapa yang menyebarkan isu tersebut.

Jokowi mulanya menekankan bahwa sudah berulang kali dirinya menepis isu maju lagi di Pilpres 2024. Namun, lanjut dia, isu tersebut terus saja muncul.

"Ini yang menyampaikan bukan saya lo ya, urusan 3 periode sudah saya jawab, begitu sudah saya jawab muncul lagi yang namanya perpanjangan, juga sudah saya jawab," kata Jokowi melalui kanal YouTube Setpres, Jumat (16/9).

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT