ADVERTISEMENT

Bawaslu Tidak Tindak Lanjuti Laporan Tabloid Anies Baswedan

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 16:27 WIB
Konferensi pers Bawaslu (Karin-detikcom)
Foto: Konferensi pers Bawaslu (Karin-detikcom)
Jakarta -

Bawaslu memutuskan tidak menindaklanjuti laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Laporan itu terkait dugaan kampanye terselubung dengan penyebaran tabloid.

"Laporan pelapor belum terdapat dugaan pelanggaran Pemilu karena belum ada peserta Pemilu yang ditetapkan KPU," kata Anggota Bawaslu Puadi, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan semua pihak harus mematuhi tahapan pemilu. Dia menyatakan laporan itu tidak ditindaklanjuti.

"Laporan tersebut tidak ditindaklanjuti," ujar Rahmat Bagja.

Sebelumnya, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi melaporkan Anies Baswedan ke Bawaslu pada Selasa (27/9). Laporan itu terkait dugaan kampanye terselubung melalui tabloid dengan judul "Mengapa Harus Anies?" yang disebar di Kota Malang, Jawa Timur.

"Kita hari ini melapor ke Bawaslu RI terkait dengan dugaan terjadinya kampanye terselubung yang dilakukan oleh Anies, pendukung Anies Baswedan di Kota Malang ya, kota Malang. Terjadi penyebaran tabloid di tempat-tempat ibadah," kata Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD), Miartiko Gea, di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/9).

Bukan hanya Anies, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi juga melaporkan relawan Gubernur DKI Jakarta itu. Sebab, relawan Anies lah yang mengaku menyebarkan tabloid tersebut di Kota Malang.

Simak juga video 'Beredar Tabloid di Malang Dinilai Akibat Gerak Anies ke Parpol Terbatas':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT