NasDem Respons Santai Komunikasi PKS-Golkar: Nahkodanya Belum Ada

ADVERTISEMENT

NasDem Respons Santai Komunikasi PKS-Golkar: Nahkodanya Belum Ada

Nahda Utami - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 22:15 WIB
Ketua DPP NasDem Willy Aditya (Tsarina/detikcom)
Foto: Ketua DPP NasDem Willy Aditya (Tsarina/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya merespons santai saat menanggapi PKS yang buka komunikasi dengan Golkar terkait koalisi Pilpres 2024. Willy mengatakan semua masih sangat dinamis untuk membentuk koalisi.

"Semua kan masih lakukan komunikasi satu dan lainnya. Ya toh apa jaminan koalisi yang ada akan berangkat? Kan nahkodanya belum ada. Masih bisa kocok ulang. Goyang dumang juga masih bisa," kata Willy kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Willy kemudian bicara jika PKS batal bergabung dengan NasDem dan Demokrat. Dia menyebut rencana koalisi otomatis akan bubar.

"Kalau nggak cukup bubar jalan lah. Itu yang saya bilang dinamika. Oh NasDem juga buka komunikasi yang lain juga buka," jelasnya.

Lebih lanjut, Willy memastikan semua masih sangat dinamis jelang Pilpres 2024. NasDem, sebut Willy, mempunyai batas waktu hingga November mendatang terkait persiapan Pilpres 2024.

"Memang semua masih sangat dinamis jelang Pilpres 2024 mendatang. NasDem sendiri kekinian punya batas waktu hingga November 2022 soal persiapan pilpres," ujar Willy.

Sebelumnya, PKS dengan Golkar rupanya sering mengadakan pertemuan. Namun pembahasannya hanya bisa diungkap oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

"Mereka (Golkar - PKS) sering ketemu. Cuman soal apa kesepakatan-kesepakatan tanya saja sama ketua umum. Kalau para ketum partai sudah sering mereka lakukan kadang-kadang tanpa ekpos. Tapi apa substansinya itu lebih baik tanya ke beliau langsung (Airlangga Hartarto)," kata Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022).

Agung tidak berkomentar banyak ketika ditanya apakah bahasan tersebut terkait dengan Pemilu 2024 atau bukan.

"Termasuk apakah ada koalisi kami, gabung KIB atau sebagaimana. Tanyakan ke beliau langsung," ujarnya.

Selaras dengan Agung, Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar Dave Laksono menyebut isi pertemuan tersebut masih rahasia dan belum bisa diumumkan. Namun dia membocorkan pembahasan yang ada beragam, termasuk kemungkinan soal koalisi.

"Pembicaraan masih, ada juga hal-hal yang dibahas tapi sifatnya masih sangat belum bisa diumumkan, itu harus ketua umum, pak Airlangga langsung yang menyampaikan. (soal koalisi) ada macam-macam hal lah yang dibahas," jelasnya.

Dave menyebut hingga kini komunikasi yang dijalin antara kedua partai politik tersebut berjalan baik. Dia mengatakan, KIB tidak pernah menutup komunikasi dengan siapapun terkait kontestasi politik 2024.

"Komunikasi (dengan PKS) berjalan dengan baik. pada dasarnya gini, KIB tidak pernah menutup komunikasi dengan siapa pun. Makanya itu terlihat komunikasi dengan sesama KIB tetap solid, lalu membangun komunikasi baik dengan Gerindra, dengan PKS, dengan siapa pun karena tujuannya itu kan adalah kita melanjutkan pemerintahan hari ini," jelasnya.

(nhd/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT