Survei Litbang Kompas: Poros PDIP Paling Siap Ikut Pemilu, KIB Terbawah

ADVERTISEMENT

Survei Litbang Kompas: Poros PDIP Paling Siap Ikut Pemilu, KIB Terbawah

Eva Safitri - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 14:14 WIB
Ilustrasi Fokus Pemilu di Luar Negeri (Ilustrasi: Fuad Hashim)
Foto: Ilustrasi (Ilustrasi: Fuad Hashim)
Jakarta -

Litbang Kompas merilis survei terkait persepsi publik terhadap persiapan koalisi menuju 2024. Ada 4 poros yang disimulasikan, hasilnya poros PDIP tertinggi sementara poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terendah.

Survei ini dilakukan dalam kurun waktu 6-9 September 2022. Dengan jumlah responden 504 orang dari 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara via telepon.

Sampel responden dipilih secara acak sesuai proporsi jumlah penduduk tiap provinsi. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin off error 4,37 persen.

Untuk diketahui, berdasarkan peta koalisi ada 4 poros yang terbentuk saat ini yakni poros PDIP, Gerindra-PKB, NasDem-Demokrat-PKS, dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Golkar-PPP-PAN.

Sebanyak 62,4 persen responden Litbang Kompas percaya koalisi tersebut akan berubah karena pemilu masih lama. Sementara 25,1% responden menyatakan tetap solid.

"Sebesar 62,4 persen responden jajak pendapat Kompas menilai komitmen jalinan koalisi parpol menuju 2024 yang sudah mulai terbentuk masih berpeluang berubah. Pertemuan dan komitmen tokoh ataupun partai politik yang sudah terjalin, sejauh ini diyakini, belum menjamin akan menjadi gambaran koalisi yang sesungguhnya," demikian pernyataan dalam survei Litbang Kompas.

Responden juga ditanya penilaiannya terkait kesiapan poros tersebut menghadapi pemilu 2024. Dari empat poros itu, PDIP lah yang paling dinilai mampu menghadapi pemilu. Sedangkan rating KIB terendah. Berikut persentasenya:

Poros PDIP 24,8%
Belum ada poros yang siap 24,2%
Poros Gerindra-PKB 15,5%
Poros Demokrat, NasDem, PKS 12,4%
Poros KIB 7,6%
Tidak tahu 15,5%

Mayoritas responden juga menilai kalau keempat poros itu terbentuk berdasarkan aspirasi elite partai dengan persentase 76,9%. Sedangkan yang memandang berdasarkan aspirasi pemilih hanya 13,7%, sisanya 9,4% menyatakan tidak tahu.

(eva/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT