ADVERTISEMENT

Tandingi 'Dewan Kolonel' Loyalis Puan, Pendukung Ganjar Bikin 'Dewan Kopral'

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 08:49 WIB
JoMan (Jokowi Mania) Jatim deklarasi di surabaya
Foto: Koordinator GP Mania, Noel (Faiq Azmi/detik)
Jakarta -

Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) membentuk 'Dewan Kolonel' sebagai dukungan kepada Puan Maharani. Ketua relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) Immanuel Ebenezer atau Noel, akan membuat tandingan dengan membentuk 'Dewan Kopral'.

"Kita mau bentuk 'Dewan Kopral'. Kalau Mbak Puan bikin 'Dewan Kolonel' buat pencitraannya kita bentuk 'Dewan Kopral' untuk kemenangan Mas Ganjar untuk presiden," kata Noel kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Noel menyampaikan 'Dewan Kopral' akan dibentuk di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Noel mengatakan 'Dewan Kopral' dibentuk untuk mendukung Ganjar maju sebagai capres.

"Kita akan membentuk di beberapa wilayah yang secara suara itu banyak, rakyat Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat yang bisa men-support suara Mas Ganjar dan pemenangan Mas Ganjar di 2024. Makanya kita berinisiatif bikin 'Dewan Kopral' ini," ucapnya.

Lebih lanjut Noel membeberkan nantinya anggota 'Dewan Kopral' akan diisi oleh petani hingga mahasiswa. Noel yang akan memimpin 'Dewan Kopral'

"Kalau 'Dewan Kolonel' itu para elite, kalau 'Dewan Kopral' pasti isinya itu ya para prajurit-prajurit lah. Saya, para petani, guru, mahasiswa, banyak intelektual-intelektual lain juga, mereka jadi 'Dewan Kopral' aja lah. Yang mimpin saya," imbuhnya.

Muncul 'Dewan Kolonel'

Belakangan mencuat 'Dewan Kolonel', sebuah tim yang dibentuk oleh anggota Fraksi PDIP DPR loyalis Puan Maharani. Anggota Fraksi PDIP Johan Budi, pencetus 'Dewan Kolonel', mengatakan bahwa tim itu sudah mendapat restu dari Puan.

Johan mulanya menceritakan 'Dewan Kolonel' mulanya beranggotakan 6 orang kemudian bertambah menjadi 12 orang. Kemudian, Johan menyebut Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto melaporkan tim itu kepada Puan dan disetujui.

"Iya sepakat (6 orang). Saya yang ngusulin. Kita bentuk 'Dewan Kolonel', berkembang, terus dilaporkan ke Mbak Puan. Mbak Puan setuju," kata Johan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9).

Saat ditanya apakah Puan senang dengan bentukan tim itu, Johan hanya menegaskan Puan memberi persetujuan. Dia menyebut Utut-lah yang menghadap Puan untuk melaporkan soal inisiasi tim 'Dewan Kolonel' ini.

"Bukan soal senang apa nggak, tapi kita laporkan, 'Mbak, ini kita ini, Mbak Puan setuju?' gitu, lho," kata dia.

"Yang ngomong setuju, nggak setuju, itu Mas Utut yang menghadap, saya nggak," imbuhnya.

Simak juga 'Alasan Ganjar Tak Diundang Saat Puan Bahas 2024 di Jateng':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT