Tidar Yakin Sandiaga Ikut Hasil Rapimnas: Beliau Cinta Gerindra

ADVERTISEMENT

Tidar Yakin Sandiaga Ikut Hasil Rapimnas: Beliau Cinta Gerindra

Mulia Budi - detikNews
Senin, 12 Sep 2022 13:58 WIB
Wakil Ketua Umum Tidar, Kawendra Lukistian (Mulia/detikcom)
Foto: Wakil Ketua Umum Tidar, Kawendra Lukistian (Mulia/detikcom)
Jakarta -

Organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar), meyakini Sandiaga Uno patuh pada keputusan Rapimnas Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Tidar juga meyakini Sandiaga cinta Gerindra.

"Saya yakin bang Sandi ini sekeluarga mencintai Gerindra gitu, sekeluarga mencintai Gerindra. Di Rapimnas pun hadir bersama istri tercinta, bahkan istri tercinta pun menjadi salah satu dewan pembina di Gerindra, gitu kan. Artinya sangat mencintai Gerindra gitu jadi kita yakini itu bersama," kata Wakil Ketua Umum Tidar, Kawendra Lukistian, di Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/9/2022).

Kawendra mengungkapkan, Sandiaga mengaku telah berkomunikasi dengan Prabowo dan Gerindra. Karena itu, dia meyakini Sandiaga akan mengikuti hasil rapimnas mengenai calon presiden 2024.

"Bang Sandi sendiri sudah menyatakan bahwa menjalin komunikasi baik dengan Pak Prabowo tentunya dengan Gerindra dan beliau mengikuti hasil dari Rapimnas kita kemarin seperti apa keputusan Gerindra," ujarnya.

Dia pun mengapresiasi sikap Sandiaga untuk mengikuti hasil Rapimnas Partai Gerindra. Apalagi, menurutnya, apa yang diperjuangkan Gerindra maupun Sandiaga untuk Indonesia.

"Dan tentunya kita patut apresiasi karena beliau sudah menegaskan itu, lagi pula ketika berbicara kita sebagai gerbong yang sama di Gerindra perjuangan kita adalah bagaimana perjuangan untuk Indonesia, tidak berbicara bagaimana memelihara konflik atau pun seperti apa. Yang jelas perjuaangnya sama-sama," tutur Kawendra.

Sebelumnya, manuver politik Sandiaga Uno berbuntut panjang. Kini sejumlah Elite Partai Gerindra mengusulkan agar Sandiaga dipecat oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Persoalan ini berawal dari pernyataan Sandiaga Uno yang mengaku siap nyapres di depan sejumlah tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kesiapan itu terlontar saat Sandiaga ditanya kesiapan maju dalam bursa capres Pemilu 2024.

Terkait pasangan, Sandiaga menyerahkannya ke pilihan partai. Sandi menyebut pasangan capres-cawapres akan ditentukan oleh partai pada September nanti.

"(Soal pasangan) saya serahkan kepada parpol. Saya ini, pengalaman sebelumnya, parpol-lah yang akan menentukan pilihannya. Dan politik Indonesia semakin dewasa, semakin bijaksana," ujar Sandiaga saat ditemui wartawan seusai pertemuan dengan pengurus DPW PPP di kawasan Gedongkuning, Bantul, DIY, Selasa (30/8).

Sandiaga Dicap Pengkhianat

Pernyataan Sandiaga ini ternyata disemprot sejumlah petinggi Gerindra. Etika Sandiaga Uno pun dipertanyakan.

Tak berhenti sampai di situ, suara-suara agar Sandiaga Uno dipecat pun mencuat. Salah satunya yang lantang bersuara yakni Kader Gerindra Poyuono.

Hal itu disampaikan Poyuono dalam diskusi Adu Perspektif dengan tema 'Siasat 2024: Dari Berkuda hingga Upaya Kudeta' yang tayang di detikcom, Rabu (7/9/2022). Dalam kesempatan itu, Poyuono mengatakan Sandiaga sebagai pengkhianat karena telah menyatakan bersedia menjadi capres dari PPP. Dia menyebut Sandiaga politikus yang tak punya etika.

"Kan jelas di Jogja kan dia sudah deklarasi. Ini Sandiaga bisa kita sebut politisi yang tidak punya etika. Memang harus saya katakan dia pengkhianat dan pecundang di partai," kata dia.

"Dia mencalonkan diri jadi capres dan siap dicalonkan oleh PPP. Setelah dia ngomong di Jogja PPP Munaslub di Banten, ada apa ini?" imbuhnya.

Lihat juga video 'Waketum Gerindra: Kita Belum Dengar Nama Sandi Diusung Capres':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT