ADVERTISEMENT

KIB Ingin Adu Konsep Gagasan, Bukan Bertengkar soal Identitas

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 20:12 WIB
Konfernsi pers usai pemaparan visi misi KIB di Hotel Shangri-La Surabaya.
Foto: Faiq Azmi/detikJatim
Jakarta -

Para ketua umum yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) menyampaikan visi misi membangun Indonesia 5 tahun ke depan. Ketum Golkar Airlangga Hatarto mengungkap visi misi KIB berbasis ide dan gagasan.

"Launching visi-misi KIB sesuai dengan apa yang disampaikan pembentukan KIB, berbasis ide dan gagasan. Ke depan, kepemimpinan tentu harus bekerja berbasis pada program yang disampaikan ke publik, dan kami persilakan publik memberi masukan terhadap visi misi KIB," kata Airlangga saat Konferensi Pers di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (14/8/2022).

Menurut Airlangga, KIB hadir untuk memperkuat stabilitas politik. KIB ingin Indonesia melewati masa krusial pada 2025-2035 di mana ada bonus demografi penduduk Indonesia sebanyak 191 juta.

"Perlu sehat manusianya menghadapi situasi ekonomi yang ketidakpastian, wajib ekonomi sehat dari segi fiskal, dan sektoril termasuk pertumbuhan. Sehat buminya, kita menghadapi iklim tidak menentu," tambahnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan dunia yang penuh ketidakpastian ini menuntut Indonesia harus punya arah menjadi bangsa. Ia menginginkan Indonesia bertengkar gagasan, bukan bertengkar soal identitas.

"Perlu visi misi, apa yang kami sampaikan belum sempurna. Kita bertengkar gagasan, pikiran agar negara lebih maju. Bukan bertengkar soal identitas, apalagi suku agama, tapi adu konsep gagasan, agar bangsa produktif, maju pada 2035 mendatang. Dan tidak ada negara maju tanpa berdaulat energi, pangan," terangnya.

Selengkapnya bisa di baca di sini

(imk/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT