ADVERTISEMENT

Sekjen Berkarya Serukan Bedol Desa Jika Kisruh Tak Kunjung Usai!

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 14:22 WIB
Sekjen Partai Berkarya Andi Picunang
Sekjen Berkarya Andi Picunang. (M Iqbal/detikcom)
Jakarta -

Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang berharap kadernya menanggalkan ego pribadi, menghentikan politik adu domba, dan merangkul semua pihak agar kisruh internal dapat diredam. Picunang juga berharap kader menghindari musyawarah nasional luar biasa (munaslub) sebelum partai ini dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilu 2024 atau sebaiknya munas bersama.

"Kalau mau damai buatlah Munas bersama setelah lolos verifikasi yang melibatkan para pendiri partai, pihak Syamsu Djalal, pihak Hutomo Mandala Putra/Tommy Soeharto, pihak Neneng A. Tuty dan lainnya," kata Picunang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/8/2022).

Picunang menyebut pemerintah tidak akan mencampuri urusan internal partai. Karena itu dia mengajak kader Berkarya duduk bersama menyelesaikan masalah.

"Hindari melibatkan pihak ketiga untuk mengintervensi kepentingan lain," ujarnya.

Partai Berkarya, kata Picunang, telah dibangun dengan semangat gotong royong dan partai tidak jatuh dari langit untuk dinikmati oleh para pendatang baru. Jika kisruh tak kunjung tuntas, Picunang menyarankan kadernya 'bedol desa' ke partai lain.

"Namun bila hal itu tidak diindahkan maka kepada pimpinan pusat, pimpinan daerah di provinsi maupun di daerah sebagai pemilik sah partai ini, utamanya yang terzalimi untuk bisa menyelamatkan diri dan kelompoknya dengan mengambil sikap politik pindah atau bedol desa ke partai yang lebih baik," ucapnya.

Momen pesta demokrasi 2024 menurut Picunang jangan dilewatkan oleh para kader Berkarya. Banyak partai bisa jadi pilihan, baik itu partai parlemen, partai nonparlemen dan partai baru.

"Mohon maaf atas kekisruhan internal yang tiada henti dan mari ambil hikmahnya sehingga membuat kita lebih dewasa mengambil tindakan. Dunia politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang abadi adalah kepentingan," imbuhnya.

Pendaftaran parpol untuk Pemilu 2024 diketahui sudah dimulai sejak awal Agustus lalu. Namun, hingga hari ini tercatat masih ada 15 parpol nasional, di antaranya Partai Berkarya, yang belum mendaftarkan diri ke kantor KPU RI.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Simak juga Video: Partai Republiku Indonesia Pasang Target 30% Suara

[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT