ADVERTISEMENT

Relawan Klaim Capres Pilihan Jokowi Tak Jauh dari Ganjar-Prabowo-Anies

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 13:49 WIB
Andi Gani bersama Presiden Jokowi
Foto: Andi Gani bersama Presiden Jokowi (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memilih nama yang akan di-endorse pada Pilpres 2024. Andi Gani menegaskan Jokowi dekat dengan semua bakal capres.

"Saya tegaskan bahwa presiden belum memilih siapa pun, presiden dekat dengan siapa pun," kata Andi Gani kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Andi Gani lantas mengungkapkan kedekatan Jokowi dengan sejumlah tokoh. Jokowi disebut memberikan ruang kepada semua tokoh.

"Misalnya dengan Pak Prabowo saya tegaskan karena saya kenal Pak Jokowi sejak dari Solo saya mengerti betul gesture beliau. Dengan Pak Ganjar apa kurang dekatnya? Dengan Mbak Puan juga kemana-mana sama Mbak Puan," ujar dia.

"Tinggal calon-calon itu memanfaatkan secara maksimal kedekatan dengan presiden. Jadi kalau misalnya sudah memilih Prabowo, saya yakin, saya yakin belum," kata dia.

Saat ditanya nama Prabowo sudah masuk dalam radar capres pilihan, Andi Gani berbicara mengenai tiga tokoh dengan elektabilitas tertinggi. Andi Gani mengatakan pilihan tidak akan jauh dari nama-nama tokoh yang beredar di survei elektabilitas capres.

"Oh tentu kan tiga teratas kita tahu Pak Ganjar, Prabowo dan Anies. Hasilnya pun kita tidak tahu, tetapi pasti kan tidak jauh dari situ," imbuh dia.

Namun dia kembali menegaskan sampai saat ini Jokowi belum mempunyai pilihan. Dia juga mematahkan sinyal Jokowi endorse Prabowo Subianto setelah Ganjar Pranowo dan Erick Thohir mendampingi Jokowi jalan santai di Solo.

"Tapi kalau misalnya Mbak tadi tanya, Pak Andi apakah Pak Jokowi akan endorse Pak Prabowo dengan kedekatan berkali-kali? Ya kemarin sama Pak Ganjar, Pak Erick jalan kaki sama-sama di CFD, itu kan terpatahkan. Presiden saya lihat masih menganalisa, masih menjajaki siapa suksesor yang bisa menggantikan beliau," ujar dia.

Menurut Andi Gani, pilihan capres tak akan jauh dari tokoh-tokoh yang selama ini muncul di survei dengan elektabilitas tinggi. Selain itu, faktor keterpilihan di daerah juga menjadi pertimbangan.

"Feeling saya gitu. Kan kita jujurlah tidak mungkin dari peringkat 9 loncat ke nomor satu kan nggak mungkin juga. Nanti kita lihat konfigurasi daerahnya. Bisa saja capres nomor 6 di survei bisa nomor 1 di wilayah kelahirannya," beber dia.

Simak juga 'Kian Mesra, Relawan Jokpro Sebut Jokowi Ada Hati dengan Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT