ADVERTISEMENT

AHY Peringatkan Jangan Sampai Anggaran Pemilu 2024 Macet

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 17:20 WIB
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (Karin-detikcom)
Foto: Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY (Karin-detikcom)
Jakarta -

Saat ini anggaran Pemilu 2024 belum seluruhnya dicairkan oleh Kemenkeu. Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperingatkan jangan sampai ada anggaran macet hingga akhirnya menyebabkan Pemilu tertunda.

"Tentu kita mendorong agar alokasi anggaran negara untuk penyelenggaraan pemilu benar-benar bisa dipersiapkan dengan baik. Karena bagaimana kualitas pemilu juga sangat ditentukan dengan sumber daya dan kesiapan anggaran tersebut," kata AHY di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

Dia mengatakan Demokrat akan terus mengawal jalannya Pemilu 2024. AHY juga mewanti-wanti jangan sampai ada permasalahan teknis yang dikaitkan dengan ketidaksiapan KPU menyelenggarakan Pemilu.

"Ini yang kita terus dorong dan kawal sehingga jangan sampai nanti kendala permasalahan teknis dan permasalahan-permasalahan lain yang dikarenakan tidak siapnya logistik pemilu dan termasuk anggaran pemilu," ucap AHY.

"Wah itu nggak boleh terjadi (penundaan pemilu) dari awal Demokrat tegas bahwa negara tidak boleh dibuat main-main, ya, artinya demokrasi ini harus kita jaga bersama dan jangan supaya menunda apalagi memperpanjang kekuasaan tanpa melalui pemilihan umum yang demokratis," sambungnya.

Sebelumnya Ketua KPU Hasyim Asyari mengungkapkan saat ini masih ada anggaran untuk proses tahapan pemilu 2024 yang belum dicairkan Kemenkeu. Alhasil persiapan tahapan yang bersifat multiyears (lintas tahun anggaran) pada 2023, yang seharusnya dilaksanakan mulai 2022, tidak dapat dilakukan atas surat Direktur Jenderal Anggaran.

"Dukungan sarana dan prasarana, operasional perkantoran, dan teknologi Informasi tidak optimal dalam pelaksanaan tahapan pemilu karena pemenuhan kebutuhan dukungan ini hanya dipenuhi sebesar 17,21% karena anggaran yang diusulkan tidak dipenuhi oleh Kementerian Keuangan," ujar Ketua KPU RI Hasyim Asyari dalam jumpa pers luring dan daring, Jumat (29/7).

Untuk diketahui, KPU mulanya mengusulkan kebutuhan anggaran Rp 8,06 triliun dalam DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran) KPU 2022. Dari jumlah itu, sebesar Rp 2,45 triliun sudah dicairkan pada tahap awal.

Kekurangan Rp 5,6 triliun telah diusulkan kembali pencairannya dan sudah disetujui DPR RI serta dibahas bersama Kemenkeu.

Nyatanya Kemenkeu lewat surat Direktur Jenderal Anggaran Nomor S-336/AG/AG.5/2022 pada 26 Juli 2022 baru mencairkan Rp 1,24 triliun, sehingga sampai sekarang baru Rp 3,69 triliun alokasi anggaran 2022 yang diterima KPU. Masih ada kekurangan sekitar Rp 4,3 triliun anggaran Pemilu yang semestinya dicairkan pemerintah tahun ini.

Simak video 'Demokrat Resmi Daftar Pemilu 2024, AHY Targetkan Raih 15% Suara':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT