ADVERTISEMENT

PKB-Gerindra Bakal Usung Capres-Cawapres dari Kader, Prabowo-Cak Imin?

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 04 Agu 2022 18:47 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Sabtu (18/6) malam. Dalam pertemuan itu mereka membahas mengenai Pemilu 2024
Prabowo-Cak Imin (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

PKB membocorkan salah satu poin yang dicantumkan dalam piagam deklarasi koalisi dengan Gerindra. Poin itu memuat kesepakatan soal duet capres dan cawapres diusung dari internal partai masing-masing.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mulanya mengatakan saat ini soal nama capres dan cawapres di koalisi itu belum muncul. Jazilul mengatakan masih akan meresmikan koalisi PKB dan Gerindra lebih dulu.

"Kalau soal figur ya teknislah nantinya. Tapi sampai hari ini ya namanya dinamika ya seperti itu. Masih deklarasikan koalisi PKB dengan Gerindra dan piagam deklarasi," kata Jazilul kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Jazilul lalu menyampaikan lebih rinci soal isi piagam deklarasi. Dia mengatakan PKB dan Gerindra menyepakati capres dan cawapres yang akan diusung koalisi berasal dari kader partai masing-masing.

"Setidaknya piagam deklarasi itu menyepakati presiden dan wakil presiden itu dari kader partai masing-masing. Saya pikir udah cukup itu," kata Jazilul.

Meskipun enggan menyebut duet capres-cawapres secara gamblang, Jazilul menekankan kader yang dianggap terbaik dari masing-masing partai yaitu Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Ya kan kita belum sebut nama, dari kader partai masing-masing. Kader partai terbaik di Gerindra itu Pak Prabowo, kader partai terbaik di PKB itu Gus Muhaimin," lanjutnya.

Jazilul menyebut Cak Imin memang sudah disepakati kader untuk maju capres 2024. Demikian pula nama Prabowo yang menguat di internal Gerindra untuk diusung menjadi capres. Namun, dia mengatakan kedua partai akan bermusyawarah untuk menemukan kesepakatan soal siapa yang akan menjadi capres, siapa cawapres.

"Ya kalau musyawarah nggak ada clash, karena hasil dari koalisi itu kan musyawarah, ya nggak mungkin clash. Tentu dicarikan titik temunya di situ. Karena bagi kami apa yang menjadi mandat tentunya kami laksanakan sekuat-kuatnya sampai titik akhir," ujarnya.

"Kalau memang dari hasil diskusi, hasil rembukan, musyawarah dengan Gerindra menemukan pasangan A dan B, itu yang akan menjadi kesepakatan," lanjut dia.

Selengkapnya pada halaman berikut.

Simak juga 'Gerindra-PKB Daftar Peserta Pemilu 2024 Secara Bersama':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT