DetikNews
Jumat 28 April 2017, 07:22 WIB

Melihat Proses Rekonsiliasi Anies-Ahok dan Sandi-Djarot

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Melihat Proses Rekonsiliasi Anies-Ahok dan Sandi-Djarot Djarot Saiful Hidayat bersama Sandiaga Uno didampingi istri. (Nathania Riris Michico/detikcom)
Jakarta - Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta langsung melakukan upaya rekonsiliasi pasca-Pilgub DKI putaran kedua. Sehari setelah pencoblosan, cagub Anies Rasyid Baswedan langsung datang ke Balai Kota DKI untuk menemui cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Persatuan di Ibu Kota menjadi tujuan Anies menemui Ahok pagi itu. Berikut ini proses rekonsiliasi kedua pasangan tersebut yang dirangkum detikcom, Jumat (28/4/2017).

Rekonsiliasi Anies-Ahok di Balai Kota

Ahok, yang tiba lebih dulu di kantor Balai Kota, langsung menerima Anies di salah satu ruangan. Keduanya mengadakan pertemuan tertutup selama kurang-lebih 10 menit. Anies menuturkan tujuannya hadir menemui Ahok sehari setelah pencoblosan itu adalah ingin menjaga persatuan di Jakarta.

"Saya ingin jaga, kenapa ingin cepat ketemu Pak Basuki, karena kita ingin persatuan di Jakarta kita jaga, kita bangun, lalu beliau akan sidang pagi ini, dan sidang ini mungkin punya konsekuensi. Jadi sebelum sidang, kita ketemu sebentar," kata Anies setelah bertemu dengan Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/4) lalu.

Niat baik Anies ingin menjaga persatuan di Jakarta ini juga selaras dengan Ahok. Kepada Anies, Ahok memberi jaminan bahwa pendukungnya tidak akan membuat keributan atas hasil yang dicapai pada Pilgub DKI putaran kedua. Meski ketetapan pemenang Pilgub DKI belum diumumkan secara resmi oleh KPUD, Ahok yakin hasil Pilgub DKI sudah diatur oleh Yang Mahakuasa.

"Saya jamin pendukung saya nggak bakalan ributlah, pendukung saya, saya jamin. Kita percaya kok semua Tuhan yang atur. Semua takdir kan Tuhan yang nentukan. Ini kan orang semua begitu, hidup itu ya begitu," ujar Ahok.

Tidak banyak waktu yang dihabiskan Ahok dan Anies dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Kota itu. Setelah memberi keterangan kepada awak media, Ahok lebih dulu meninggalkan Anies karena hendak mengikuti sidang dugaan penistaan agama. Namun keduanya juga sepakat melakukan rekonsiliasi antarpendukung.

"Kami sama-sama mengeluarkan rekonsiliasi antarpendukung dan menjaga persatuan, memperjuangkan persatuan," ucap Anies.

Ahok dan Anies menginginkan adanya babak baru di Ibu Kota pasca-Pilgub DKI putaran kedua. Keduanya berharap suasana yang sejuk dan damai kembali menghiasi Ibu Kota.

"Ya kami semua adalah warga Jakarta yang kemarin sudah selesai, kami mulai babak baru," tutur Anies.

Melihat Proses Rekonsiliasi Anies-Ahok dan Sandi-DjarotFoto: Ari Saputra/detikcom



Rekonsiliasi Es Kopyor Sandi-Djarot

Seminggu setelah pertemuan Ahok dan Anies, giliran cawagub Sandiaga Salahuddin Uno yang mengundang cawagub petahana Djarot Saiful Hidayat. Sandiaga memandang pertemuan dengan Djarot itu penting karena menjadi momen silaturahmi keduanya seusai pergelaran Pilkada DKI putaran kedua.

"Karena saya yang paling lama kan kampanye, 18 bulan. Saya sudah mulai berkampanye pada 2016. Kita akan terus berkomunikasi. Kami di sini sedikit sekali bicara masalah politik," kata Sandiaga di Restoran Meradelima, Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/4) lalu.

Sandiaga juga menyampaikan permohonan maaf kepada Djarot jika ada ucapan dan perbuatan yang kurang berkenan selama pilkada. "Saya memang dari dunia usaha, memang kan lagi Pak Djarot akan terjaga sampai Oktober besok. Saya minta maaf kalau ada salah-salah kata dan tentunya kita bersahabat semuanya. Saya tanya apa yang akan saya bantu dalam 2017 nanti," ucapnya.

Tidak banyak pembicaraan seputar dunia politik antara Djarot dan Sandiaga di restoran tersebut. Dengan jamuan es kopyor, bersama istri, keduanya menghibur diri dengan bernyanyi bersama. Sandiaga pun sempat kagum akan kebolehan Djarot dalam hal tarik suara.

"Ini kan sama nyanyi biasa, foto-foto. Ngobrol tadi es kopyornya enak, ngobrol biasalah. Nyanyi ini lagu 'Ini Dia si Jali-jali'," kata Djarot berbagi cerita seputar jalannya pertemuan.

Bagaikan segar dan manisnya es kopyor, rekonsiliasi Sandiaga dan Djarot berlangsung cair dan penuh tawa. Namun tidak hanya menikmati sajian nan lezat, mereka juga berbincang tentang isu-isu seputar Ibu Kota. Djarot mengaku berbagi pengalaman dengan Sandiaga selama menjadi Wali Kota Blitar dan Wagub DKI Jakarta.

"Iya, tadi kita diskusilah, ini kan baru pertemuan pertama. Nanti kita bertemu intensiflah untuk berdiskusi tentang kebijakan. Intinya, berbagi apa yang terbaik di Jakarta. Karena bagaimanapun, saya sepuluh tahun ada di birokrasi," ujar Djarot.

Djarot juga berpesan agar persiapan Ibu Kota menjadi tuan rumah Asian Games dilakukan dengan matang. "Tadi saya sampaikan supaya siap-siap jadi tuan rumah Asian Games, SEA Games, itu harus dikawal betul, terutama MRT, LRT, sama beberapa venue," kata Djarot.

Melihat Proses Rekonsiliasi Anies-Ahok dan Sandi-DjarotFoto: Dokumentasi Anies-Sandi




(nvl/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed