METROPOP

Sensasi Senja
dari Lantai 56

Keindahan senja bisa dinikmati dari bubungan atap gedung tinggi. Tak perlu takut bila hujan.

Foto:  Isfari Hikmat/detikX

Rabu, 27 April 2016

Ariani Citra selalu takjub pada foto-foto senja yang diunggah sahabatnya, Rossy Soehardi. Senja yang memukau di foto Rossy tidak berlatar belakang pantai seperti umumnya, melainkan gemerlap Jakarta.

Maka, ketika jauh-jauh dari Papua terbang ke Jakarta, Ariani merasa harus melihat sendiri keindahan senja di pusat Kota Jakarta. Demi menuntaskan rasa penasaran, Ariani pun janjian untuk menikmati senja bersama Rossy.

Mereka bertemu di Skye Lounge, Menara BCA, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, tempat Rossy biasa menghabiskan senja. Keduanya tiba sekitar pukul 16.30 WIB agar tidak kehilangan momen terbenamnya matahari.

Saya hanya ambil (foto) sunset, mulai gelap, dan lihat lampu-lampu dari gedung. Selesai itu turun, makan di bawah."

“Saya meluncur dari ujung Cibubur. Bu Ani dari Menteng,” kata Ariani, mantan pramugari, kepada detikX.

Sebenarnya terdapat sejumlah tempat untuk menyaksikan senja dari ketinggian, namun pilihan Rossy dan Arina adalah Skye Lounge karena gedung tersebut merupakan salah satu gedung tertinggi dan letaknya persis di jantung Ibu Kota.

Gedung dengan ketinggian 230 meter ini terdiri atas 56 lantai. Letaknya di sudut Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, yang memiliki akses transportasi beragam. Gedung yang dibangun pada 2004 ini memiliki variasi sebagai pusat perkantoran, restoran, pusat belanja, hingga tempat olahraga.

Video: Tri Aljumanto/20detik

Rossy sudah terbiasa mengajak sahabat-sahabatnya menikmati senja di Skye. Sebelum dengan Ariani, Rossy menemani sahabatnya asal Spanyol. Rossy dan kawan-kawannya biasa menyebut Skye sebagai Tower.

“Saya menghabiskan waktu tidak terlalu lama, tidak sampai pukul sembilan. Saya hanya ambil (foto) sunset, mulai gelap, dan lihat lampu-lampu dari gedung. Selesai itu turun, makan di bawah. Jadi hanya mencari sunset-nya saja,” kata Rossy kepada detikX.

Rossy merasa cocok dengan Skye, karena ia bisa menikmati suasana Jakarta dengan nyaman dan tidak perlu repot. Ia juga bisa bercengkerama akrab dengan sahabatnya tanpa dibatasi waktu. Berbeda bila di Monumen Nasional, yang tidak bisa berlama-lama, ataupun ke pantai yang sulit dijangkau karena jauh dari pusat kota, belum lagi kalau hujan, yang pastinya jadi repot.


“Kalau tempat seperti ini kita bisa enjoy, menikmati senja sambil menikmati makanan, minuman, dan musiknya,” ujar Ariani.

Asisten Brand Manager Skye Monica Cindy menjelaskan sudah empat tahun belakangan pihaknya melihat geliat masyarakat urban untuk menyaksikan senja di ketinggian.

Senja Jakarta dari Skye Lounge
Foto: Isfari Hikmat/detikX

Suasana sore di Skye Lounge
Foto:  Isfari Hikmat/detikX

Beberapa saat sebelum matahari terbenam dilihat dari Skye Lounge
Foto:  Isfari Hikmat/detikX

Di Skye, pengunjung bisa memilih antara restoran yang ruangan tertutup dan lounge untuk ruangan terbuka. Untuk menikmati senja, biasanya pengunjung memilih lounge yang memiliki gazebo. Dari sini, pengunjung bisa melihat pemandangan Kota Jakarta yang menakjubkan. Hening dalam semburat oranye ketika matahari tenggelam, dan lantas berganti lampu-lampu yang berkedap-kedip.

Area yang paling disukai orang-orang saat ke Skye adalah area depan kolam. Kolam ini hanya sebagai dekorasi, bukan untuk berendam.

Bila hujan turun, semua pengunjung bisa berteduh di dalam, dan menunggu sampai hujan berhenti. “Tapi ya gitu, ‘misbar”, kalau ada gerimis, bubar,” kata Cindy.

Skye akan meminta waktu untuk mengeringkan lokasi, sehingga para tamu bisa duduk lagi. Memang suka-dukanya di sini adalah ketika cuaca tidak bersahabat.

So far, tamu kami tetap datang walau ‘misbar’. Pasalnya, pemandangan sehabis hujan pun tidak kalah indahnya. Bahkan bisa menyaksikan pelangi kalau sedang beruntung.”

Kolam renang hanya sebagai pemanis di Skye Lounge
Foto:  Isfari Hikmat/detikX

Untuk menu, Skye mengandalkan sajian executive chef Hamish Lindsay asal Selandia Baru. Variasi harganya dari Rp 75 ribu, Rp 150 ribu, hingga Rp 400 ribuan.

Untuk menikmati tempatnya, manajemen Skye tidak menerapkan pemesanan minimal. Kebijakan itu hanya untuk pemesanan khusus kelompok besar. Pemesanan diperlukan mengingat tempat yang terbatas. Untuk pemesanan tempat di lounge, ada table atau sofa dengan pemesanan minimal harga weekday Rp 1 juta untuk lima orang dan weekend Rp 1,5 juta.


Reporter/Penulis: Isfari Hikmat, Fakhriyani Shafa
Editor: Iin Yumiyanti
Desainer: Luthfy Syahban

Rubrik Metropop mengupas kehidupan sosial, seni, dan budaya masyarakat perkotaan.