DetikNews
Rabu 18 Juli 2012, 07:40 WIB

Ketika Aviliani Menikmati Bermain Ketoprak

- detikNews
Ketika Aviliani Menikmati Bermain Ketoprak
Jakarta - Aviliani ternyata tidak hanya piawai sebagai pengamat ekonomi. Perempuan kelahiran 14 Desember 1961 ini juga luwes dalam bermain ketoprak.

Kegiatan berkesenian seni budaya dari Jawa itu Aviliani tampilkan pada Senin (16\/07\/2012) malam lalu. Dia bermain ketoprak bersama para seniman dari Yayasan Adhi Budaya dan para pemimpin redaksi yang tergabung dalam Forum Pemimpin Redaksi serta sejumlah direksi perusahaan.

Dalam pagelaran dengan lakon \\\'Untung Surapati\\\' yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) yang terletak di kawasan Senen, Jakarta Pusat itu, Aviliani berperan sebagai istri Raja Amangkurat. Dia berperan luwes mengimbangi Bambang Supeno, salah seorang direktur BRI, yang berperan sebagai Raja Amangkurat.

Meski sudah berusia 50 tahun, Aviliani tampil energik dan terlihat cantik mengenakan kebaya warna hijau. Dari awal latihan di belakang panggung, hingga saat tampil di atas panggung, pengamat ekonomi yang saat ini dipercaya sebagai sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini tampak semangat.

\\\"Ini bagian dari upaya saya dan teman-teman dalam melestarikan seni budaya lokal,\\\" kata Aviliani saat ditanya mengenai motivasi mengapa ikut bermain ketoprak.

Berperan sebagai istri Raja Amangkurat, Aviliani harus bermain dari adegan 1 hingga adegan terakhir. Dia harus naik turun panggung selama 4 jam pertunjukan dari pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.

Meski tampil selama 4 jam, Aviliani tampak semangat dan enjoy. Perempuan yang juga menjabat wakil sekretaris Komite Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (KP3EI) itu tampak menikmati pagelaran ini.

Saat tampil dalam ketoprak ini, Aviliani juga harus melakukan improvisasi-improvisasi karena banyak dialog dalam penampilan ketoprak malam itu yang tidak sesuai teks saat latihan. Sebagai misal, ketika dia disinggung oleh salah seorang pangeran yang menanyakan mengapa kanjeng ratu membawa BlackBerry. Padahal, cerita ketoprak ini terjadi pada ratusan tahun silam, saat penjajahan Belanda.

Mendapat pertanyaan itu, Aviliani tampak tersenyum dan memberikan jawaban. \\\"Saya membutuhkan BlackBerry karena dengan alat ini saya bisa melihat teks dialog, kalau saya lupa,\\\" kata dia, yang disambut \\\'gerr\\\' ratusan penonton yang memadati ruang pertunjukan di GKJ ini.

Penampilan ketoprak dengan lakon \\\'Untung Surapati\\\' ini bukan pertama kali dijalani Aviliani. Sebelumnya Aviliani juga turut bermain dalam beberapa pagelaran ketoprak sebelumnya. Dia tergugah ikut bermain untuk melestarikan budaya lokal ini ketika ada permintaan agar dirinya turut tampil.

Aviliani siap tampil kembali bermain ketoprak bila ada undangan untuk dirinya. Dia selalu mendukung bila ada upaya pelestarian budaya-budaya lokal seperti ketoprak maupun kesenian lainnya.




(asy/mok)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed