DetikNews
Rabu 05 September 2018, 16:22 WIB

Transaksi Pembelian Gagal, Mohon Tanggung Jawab Raywhite Bintaro Xchange?

Dhinar - detikNews
Jakarta -
Keluhan
Minggu pertama bulan Juni 2018, saya melakukan kesepakatan transaksi pembelian rumah di wilayah Ciputat dengan rencana pemanfaatan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Rumah tersebut bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan sedang dalam proses kredit.

Rencananya, pemilik akan melakukan pelunasan menggunakan Down Payment (DP) dari saya, kemudian saya melakukan kredit dari awal (bukan skema take over). Selain itu, pemilik akan terlebih dahulu melakukan balik nama dari nama developer ke nama pemilik (sebagian syarat transaksi). Dalam penjualan rumah ini, pemilik menggunakan jasa Raywhite Bintaro Xchange sebagai pihak perantara dan pemasar.

Sebelum membeli, saya telah menyampaikan kepada pemilik dan pihak Raywhite Bintaro Xchange bahwa saya sedang mencari rumah dengan harapan bisa segera pindah dari kontrakan sebelum habis masa sewa di pertengahan Agustus 2018 (sewa tahunan). Pemilik optimis dan menjanjikan bahwa proses balik nama dari developer ke pemilik akan bisa selesai sebelum masa sewa kontrakan saya habis.

Senin, 4 Juni 2018, saya mentransfer Uang Tanda Jadi (UTJ) sebesar Rp20 juta ke rekening yang diberikan oleh Raywhite Bintaro Xchange. Kamis, 7 Juni 2018, dilakukan penandatanganan kesepakatan/MoU antara saya dan pemilik dengan saksi dari pihak Raywhite Bintaro Xchange. Dalam MoU tersebut, disepakati bahwa transaksi dapat diselesaikan selambat-lambatnya Selasa, 31 Juli 2018.

Sampai pertengahan Juli 2018, pemilik belum bisa memenuhi dokumen yang menjadi syarat pengajuan KPR saya, yaitu sertifikat rumah atas nama pemilik (belum selesai balik nama) sehingga proses KPR belum bisa dimulai pada bank KPR yang saya pilih. Raywhite Bintaro Xchange meminta saya untuk memilih bank lain agar proses KPR bisa segera dimulai. Saya sudah mengikuti permintaan tersebut.

Namun, sampai menjelang berakhirnya tenggat waktu yang telah disepakati, pemilik belum juga bisa memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan. Pemilik dan Raywhite Bintaro Xchange meminta adanya perpanjangan waktu. Konsekuensinya, saya harus menanggung biaya sewa per bulan yang mana lebih mahal daripada biaya bulanan dengan skema sewa tahunan.

Saya meminta adendum kontrak sebagai bentuk musyawarah, yaitu berisi perpanjangan waktu sampai dengan 15 Agustus 2018 dan klausul konsekuensi untuk pemilik apabila tidak mampu memenuhi kewajiban, yaitu pengembalian UTJ plus uang sewa yang saya keluarkan. Raywhite Bintaro Xchange mengusulkan perpanjangan waktu sampai dengan 31 Agustus 2018 dengan konsekuensi hanya pengembalian UTJ.

Pada 28 Juli 2018, Raywhite Bintaro Xchange melaporkan bahwa pemilik tidak setuju dengan usulan adendum kontrak yang mereka tawarkan. Sampai dengan 31 Juli 2018 (akhir kesepakatan), belum ada adendum kontrak dan belum ada sertifikat atas nama pemilik sebagai syarat KPR saya, sedangkan saya sudah dikejar-kejar oleh pemilik kontrakan untuk lanjut atau selesai sewa.

Singkat cerita, saya terpaksa perpanjang sewa 1 bulan dengan harga lebih mahal. Adendum kontrak tetap belum dilakukan. Pada akhirnya saya tegaskan apabila sampai dengan 15 Agustus 2018 pemilik belum bisa memenuhi dokumen sertifikat yang sudah dibalik nama, saya ingin transaksi dibatalkan sesuai kesepakatan awal dan saya minta UTJ dikembalikan secara penuh.

Pada tanggal tersebut, Raywhite Bintaro Xchange melaporkan bahwa dokumen yang diminta belum bisa dipenuhi dan akan menyampaikan permintaan kepada pemilik terkait pengembalian UTJ.

Pada tanggal 21 Agustus 2018, Raywhite Bintaro Xchange mengembalikan UTJ saya sebesar Rp13 Juta dari total Rp20 Juta, artinya masih ada kekurangan Rp7 Juta. Menurut Raywhite Bintaro Xchange, mereka telah mengembalikan seluruh UTJ yang mereka pegang, sedangkan Rp7 Juta dipegang oleh pemilik. Raywhite Bintaro Xchange mengatakan bahwa urusan mereka telah selesai dan meminta saya untuk berurusan langsung dengan pemilik.

Bagaimana mungkin, sedangkan selama ini saya hanya berkomunikasi melalui Raywhite Bintaro Xchange. Pernyataan tersebut sangat tidak bertanggung jawab. Hingga diterbitkannya surat pembaca ini, Raywhite Bintaro Xchange belum mengambil sikap tanggung jawab atas kegagalan transaksi ini.


Dhinar
081342941435
Jawaban

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait


(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda
kpr
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed