DetikNews
Rabu 10 Januari 2018, 13:41 WIB

Pelapak Terindikasi Penipuan, Penyelesaian Lamban

Idris - detikNews
Jakarta -
Keluhan
(Solved)

Saya membeli smartphone di Bukalapak.com dengan pelapak vusianti_oktaviani pada tanggal 16 Desember 2017 dan mendapat nomor transaksi 170586907084. Uang sudah saya bayarkan sebesar Rp 1.904.750 menggunakan kartu kredit BCA.

Setelah melakukan pembayaran, saya menerima telepon dari nomor 087740607333 yang mengatasnamakan Pelapak dan meminta saya memasukan kode voucher karena harga barang yang saya beli dibawah pasaran.

Sebagai orang awam dan baru pertama kali membeli produk di Bukalapak, tanpa ragu klik link yang diberikan dan memasukan kode voucher. Tetapi keesokan harinya, status pembelian adalah barang sudah diterima tanggal 17 Desember 2017 pukul 00.30 dengan memakai jasa kurir J&T.

Yang mengherankan adalah tidak ada catatan pengiriman dan alamat pengiriman yang adalah kantor saya hanya beroperasional pukul 08.30 ssampai 17.30.

Customer service BUkalapak yang saya hubungi memberitahuan bahwa akun saya telah dibajak dan saya diminta mengirimkan bukti link pembajakan serta berkas lainnya. Setelah mengirimkannya, saya mendapatkan email balasan yang berisikan agar menunggu selama 7x24 jam.

Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan perihal proses penyelesaian laporan saya, padahal tagihan kartu kredit sudah keluar. Mohon solusinya, terima kasih.


Idris
muhamadidris.kredit@gmail.com
Jawaban

Tanggapan Bukalapak


Terima kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan Detik.com selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat Pembaca di Detik.com tertanggal 5 Januari 2018 yang ditulis oleh Bapak Idris perihal transaksi di Bukalapak dengan artikel yang berjudul "Pelapak Terindikasi Penipuan, Penyelesaian Lamban", izinkanlah kami untuk membantu memberikan penjelasan.

Perihal keluhan yang dialami oleh Bapak Idris, kami sudah melakukan konfirmasi dan menjelaskan secara langsung kepada Bapak Idris terkait Pembajakan yang terjadi pada akun Bukalapak Bapak Idris. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut Bapak Idris terindikasi mengakses dan mengisikan data-data User ID dan Password akun Bukalapak pada website phising yang menyerupai tampilan Bukalapak yang sebelumnya dikirimkan oleh pelapak melalui aplikasi Whatsapp kenomor telepon Bapak Idris, sehingga pihak pelapak tersebut dapat mengetahui User ID dan Password akun Bukalapak Bapak Idris.

Kami juga menjelaskan terkait prosedur pengamanan akun Bukalapak Bapak Idris dan sudah ditanggapi secara positif oleh Bapak Idris dan saat ini akun Bukalapak Bapak Idris sudah dapat di pergunakan kembali.

Kami informasikan terkait keamanan password dan akun sepenuhnya merupakaan tanggung jawab bagi pengguna. Kami menyarankan kepada seluruh pengguna Bukalapak, untuk lebih berhati-hati apabila terdapat pihak yang mengirimkan link (tautan) tertentu, dan serta tidak mengisikan data-data User ID dan Password akun Bukalapak pada link (tautan) dan atau situs yang menyerupai halaman Bukalapak namun memiliki alamat berbeda.

Pastikan alamat yang Anda akses menggunakan domain Bukalapak.com dan diawali https://, seperti https://www.bukalapak.com, https://m.bukalapak.com, https://panduan.bukalapak.com, dan https://komunitas.bukalapak.com.

Bukalapak akan selalu berkerja sama dengan para Pelapak dan Pembeli kami, demi kenyamanan mereka selama bertransaksi berjualan dan juga berbelanja. Kami percaya bahwa transparansi penting untuk memastikan kepercayaan konsumen kami di Bukalapak.


Evi Andarini
Public Relations Manager Bukalapak


(wwn/wwn)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed