"Saya sampai saat ini masih konsentrasi bangun kampung saya Tapanuli Tengah. Saya sampai hari ini istiqomah membangun kampung saya," ujarnya ditemui di Rakorwil DPW Partai NasDem Sumut di Medan, Jumat (6/9/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat saja nanti. Persoalan pilkada, partai tentunya punya pandangan. Kita lihat pandangan partai seperti apa. Saya mau bangun kampung saya, karena saya lihat di sana butuh percepatan pembangunan," katanya.
"Partai menyiapkan kader, biarlah itu partai. Nanti kita ikuti dinamika bagaimana keinginan partai, bagaimana keinginan masyarakat, bisa saja nanti yang bukan kader partai bisa saja. Apapun itu kita serahkan semua kepada Ketua Umum dan Ketua DPW Sumut. Kita ini ikut saja," imbuhnya.
Ia merasa, dirinya sebagai orang kampung belum cukup mumpuni untuk membangun kota. "Bukan orang kampung tak bisa masuk kota, bebas masuk kota. Orang kota bebas masuk kampung. Saya ini kampungan sekali. Masih banyak kandidat hebat seperti ada Bobby Nasution yang jauh lebih layak," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara (Sumut) Iskandar ST mengatakan memiliki empat nama untuk bakal calon Wali Kota Medan. Mereka yang dicalonkan dianggap potensial untuk diusung.
"Untuk Pilkada Medan ada empat nama. Dari kalangan internal dan eksternal. Internal kita punya Bahitar Sibarani Bupati Tapteng yang juga Ketua DPD Nasdem Tapteng. Kedua, Afif Abdillah Ketua DPD Nasdem Medan," ungkap Iskandar ST.
"Kalau yang bukan kader ada Bobby Nasution. Kita belum buka penjaringan, komunikasi tetap jalan," sambung Iskandar.
Selain Bobby, nama Dzulmi Eldin yang merupakan petahana juga masuk dalam pantauan."Tapi beliau (Eldin) kabarnya tidak maju. Kami sih masih berharap dia untuk maju. Sementara masih mengerucut tiga nama itu," tandasnya.
Halaman 2 dari 2











































