Seperti di kota-kota lainnya, para sahabat Romahurmuziy ini menggunakan kaos hijau bergambar Gus Rommy di bagian depan. Mereka mendatangi sejumlah pengguna kedaraan yang berada di jalan menjelang adzan Magrib dikumandangkan. Para sahabat Rommy itu sigap membagikan takjil, satu persatu kepada para pengendara.
Menurut kordinator pembagian takjil, Ahmad Nahdliyin, kegiatan yang dilakukan di Pekalongan ini merupakan bagian dari kegiatan berskala nasional yang dilakukan Sahabat Romahurmuziy. Spirit mereka sama, yaitu berbagi kebahagiaan dengan para pengguna jalan agar mereka juga bisa bisa berbuka atau membatalkan puasa tepat waktunya, yaitu pada saat adzan magrib dikumandangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jokowi Lempar Kode ke Rommy soal Cawapres |
"Sahabat Romahurmuziy ini sudah terbentuk di banyak kota di Indonesia. Tidak hanya di beberapa ibu kota provinsi, namun juga ditingkat kabupaten dan kota. Kegiatan pembagian takjil di Pekalongan ini juga memperlihatkan bahwa Sahabat Romahurmuziy di mana pun berada kompak melakukan kegiatan yang sama di Ramadhan, bulan penuh berkah ini," jelas Nahdliyin dalam keterangan tertulis.
Nahdliyin melihat warga sangat antusias menyambut pembagian takjik di jalan ini. Terbukti ratusan warga, baik yang sedang berkendara maupun yang berjalan kaki berdatangan ke tempat pambagian takjil ini.
"Untuk pengendara, kami sengaja menghampiri agar mereka tidak perlu turun dari kendaraannya. Sebab jika turun dari kendaraan dan memarkirnya di jalanan, malah akan bikin macet," tambah Nahdliyin.
Nahdliyin menyebut bahwa pembagian takjil ini hanyalah salah satu dari kegiatan Sahabat Romahurmuziy selama Ramadhan. Ada lagi kegiatan lainnya seperti tarwih bersama dan kegiatan ibadah lainnya.
Baca juga: Pantun Kode PPP untuk Jokowi soal Cawapres |
"Para sahabat Romahurmuziy akan terus mengadakan acara menarik sebagai representasi anak muda kreatif yang penuh dengan ide. Kami melihat sosok Gus Rommy yang menjadi inspirasi dari komunitas ini sebagai anak muda yang penuh dengan ide kreatif, makanya, kami ingin meneladaninya," pungkas Nahdliyin. (idr/idr)











































