Polda Sumsel Gunakan Cairan X-Fire Padamkan Karhutla di Muara Enim

Polda Sumsel Gunakan Cairan X-Fire Padamkan Karhutla di Muara Enim

Inkana Putri - detikNews
Jumat, 11 Sep 2026 13:23 WIB
Polda Sumsel Gunakan Cairan X-Fire Padamkan Karhutla di Muara Enim
Foto: Polda Sumsel
Jakarta -

Polda Sumatera Selatan melalui Satbrimob Polda Sumsel terus melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut Dusun 3, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, kemarin. Pemadaman dipimpin Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol James Parlindungan Hutagaol bersama Komandan Batalyon D Pelopor dan personel Satbrimob Polda Sumsel.

Memasuki hari keempat, Satgas Operasi Aman Nusa II mengoptimalkan penanganan titik api dan bara yang masih tersimpan di lapisan gambut menggunakan cairan X-Fire. Cairan X-Fire Slog Polri digunakan untuk penyemprotan dan pembasahan secara menyeluruh di area terdampak. Penanganan tidak hanya menyasar api di permukaan, tetapi juga lapisan gambut yang masih berpotensi menyimpan bara dan memicu kebakaran kembali.

James menegaskan hari keempat menjadi tahapan penting dalam memastikan api benar-benar padam hingga ke bagian bawah lahan gambut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari keempat ini menjadi tahap yang sangat penting karena kami tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga melakukan pendinginan hingga ke lapisan gambut. Penggunaan cairan X-Fire Slog Polri diharapkan mampu memutus rantai munculnya hot spot sehingga wilayah terdampak dapat segera terkendali," ujar James dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

Selain penyemprotan X-Fire, personel Satgas juga melakukan penyisiran area terdampak, pemantauan berdasarkan koordinat titik panas, serta pendinginan pada lokasi yang telah dipadamkan guna mencegah munculnya api susulan.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan Polda Sumsel terus mengoptimalkan personel dan sarana dalam penanganan Karhutla, terutama pada kawasan gambut yang memerlukan pemadaman dan pendinginan secara berkelanjutan.

"Penanganan di lahan gambut membutuhkan ketelitian karena bara dapat bertahan di bawah permukaan. Karena itu, pemadaman dilanjutkan dengan penyisiran dan pendinginan hingga kondisi benar-benar aman serta tidak kembali memunculkan titik api," katanya.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dan melaporkan apabila menemukan titik api. Melalui Operasi Aman Nusa II, upaya pemadaman, pendinginan, dan pemantauan akan terus dilakukan untuk mencegah meluasnya Karhutla serta melindungi masyarakat dan lingkungan di Sumatera Selatan.

Simak juga Video 'Komisi V DPR Dorong Pencarian 5 Jurnalis Hilang Dilakukan Maksimal':

(anl/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini