Polda Sumsel Intensifkan Penanganan Karhutla di Teluk Limau

Polda Sumsel Intensifkan Penanganan Karhutla di Teluk Limau

Chayyara Zulghifary - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 13:30 WIB
Polda Sumsel
Foto: Dok. Polda Sumsel
Jakarta -

Polda Sumatera Selatan mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Operasi Aman Nusa II di wilayah Teluk Limau, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Minggu (6/9). Patroli, imbauan, hingga pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas pada kawasan lahan gambut.

Sebanyak 19 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan operasi mencakup patroli oleh 7 personel, penyampaian imbauan oleh 7 personel, serta kegiatan pemadaman yang melibatkan 12 personel.

Petugas menangani area sekitar 10 hektare dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 6 hektare. Karakteristik tanah gambut menjadi perhatian utama karena api berpotensi bertahan di bawah permukaan dan kembali muncul apabila proses pemadaman tidak dilakukan secara menyeluruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam upaya penanganan, tim mengerahkan satu unit kendaraan truk untuk mendukung mobilisasi personel dan kegiatan di lapangan. Petugas juga menghadapi kendala berupa keterbatasan kendaraan roda dua untuk menjangkau sejumlah bagian lokasi kebakaran.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Nandang Mu'min Wijaya mengatakan penanganan karhutla terus dilakukan secara intensif, khususnya pada daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap perambatan api.

ADVERTISEMENT

"Seluruh rangkaian penanganan Karhutla terus kami maksimalkan di lapangan. Prioritasnya adalah mencegah api semakin meluas, mempercepat pemadaman serta memastikan masyarakat di sekitar lokasi tetap aman," ujar Nandang dalam keterangan tertulis, Minggu (7/9/2026).

Menurutnya, patroli dan imbauan kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Langkah tersebut dilakukan agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat maupun pihak korporasi agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada posko karhutla atau aparat terdekat apabila menemukan asap maupun tanda-tanda kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Melalui Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat langkah pencegahan dan pemadaman secara terpadu. Upaya ini dilakukan untuk menekan meluasnya karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah Sumatera Selatan.

Simak juga Video Prabowo soal Bencana di RI: Ini Takdir Kita Berada di 'Ring of Fire'

(akn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini