Polda Sumsel Optimalkan Personel Tangani Karhutla di Ogan Ilir

Polda Sumsel Optimalkan Personel Tangani Karhutla di Ogan Ilir

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 29 Agu 2026 18:50 WIB
Polda Sumsel
Foto: Dok. Polda Sumsel
Jakarta -

Polda Sumatera Selatan melalui personel BKO Ditsamapta bersama Polsek Pemulutan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (28/8).

Berdasarkan laporan Posko Pegayut, kebakaran berdampak pada lahan seluas kurang lebih 10 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 5 hektare telah dipadamkan melalui upaya pemadaman yang dilakukan personel gabungan di lapangan. Penanganan dilakukan sebagai bagian dari Operasi Aman Nusa II dengan mengoptimalkan personel dan sarana prasarana untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala kondisi medan. Salah satu titik api berada di bagian tengah lahan yang tidak memiliki akses jalan sehingga menyulitkan personel dan peralatan untuk menjangkau lokasi secara langsung. Namun, personel gabungan tetap melakukan pemadaman dan pengendalian hingga Sabtu (29/8) sekitar pukul 01.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Samapta Polda Sumsel selaku Ka Opsda Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia terus dioptimalkan untuk mempercepat penanganan karhutla, khususnya pada wilayah yang memiliki karakteristik medan sulit.

"Penanganan karhutla terus kami optimalkan. Kondisi medan memang menjadi tantangan di beberapa titik, namun personel gabungan tetap siaga dan mengerahkan sarana prasarana yang tersedia untuk mengendalikan api serta mencegah kebakaran meluas," ujar Ridwan dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, koordinasi antara personel Polri, MPA dan unsur terkait terus dilakukan agar setiap perkembangan titik api dapat segera direspons dan ditangani secara efektif.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu'min Wijaya menegaskan kesiapsiagaan personel di lapangan merupakan bagian dari dukungan Polda Sumsel dalam penanganan karhutla sekaligus melindungi masyarakat dari potensi dampaknya.

"Kami memastikan personel terus bersiaga dan penanganan dilakukan secara maksimal. Prioritas kami adalah mengendalikan api sedini mungkin, mencegah perluasan kebakaran, serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan," paparnya.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada kondisi cuaca kering. Masyarakat diminta tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini.

Melalui Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat upaya pencegahan, pemadaman dan pengendalian karhutla. Kolaborasi petugas dan masyarakat menjadi bagian penting untuk mencegah api meluas serta menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat Sumatera Selatan.

(akn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini