Karhutla Sumsel, Kapolda Pastikan Mitigasi & Pemadaman Terus Dimaksimalkan

Karhutla Sumsel, Kapolda Pastikan Mitigasi & Pemadaman Terus Dimaksimalkan

Rahmat Khairurizqi - detikNews
Selasa, 25 Agu 2026 17:27 WIB
Polda Sumsel
Foto: dok. Polda Sumsel
Jakarta -

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih aktif, langkah pencegahan dan mitigasi di wilayah rawan juga terus dimaksimalkan agar kebakaran tidak meluas maupun muncul di kawasan baru.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho usai mengikuti kegiatan Salat Istisqa bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel di Griya Agung, Palembang, Selasa (25/8).

Irjen Pol. Sandi mengatakan kolaborasi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pengendalian Karhutla di Sumsel. Kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, stakeholder terkait serta masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kolaborasinya luar biasa. Pencegahannya kita maksimalkan. Yang masih nyala kita padamkan. Yang di depan kita juga akan kita mitigasi agar jangan sampai terbakar juga," ujar Sandi dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pencegahan, pemadaman serta penegakan hukum. Hingga saat ini, sebanyak 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penanganan perkara terkait Karhutla.

ADVERTISEMENT

Sandi juga menyampaikan bahwa terdapat perkara yang telah dituntaskan, sementara sejumlah perkara lainnya masih dalam proses penanganan. Penegakan hukum tersebut tetap berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan penanganan titik api di lapangan.

"Mudah-mudahan ketika kita sudah berbuat bersama dengan Pak Kajati, dengan Pak Gubernur, semuanya sudah baik," katanya.

Di sisi penanganan lapangan, Sandi menjelaskan masih terdapat kawasan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, pemadaman pada lokasi yang masih terdapat titik api serta mitigasi terhadap kawasan yang berpotensi terbakar terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait.

Adapun kegiatan Salat Istisqa yang diikuti Kapolda Sumsel bersama jajaran Pemprov Sumsel tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah upaya penanganan Karhutla. Sementara di lapangan, langkah operasional berupa pencegahan, mitigasi, pemadaman dan penegakan hukum terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan, pengendalian Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena pencegahan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan munculnya kebakaran baru.

"Polda Sumsel bersama jajaran akan terus mengoptimalkan langkah pencegahan, pemadaman dan mitigasi, sekaligus melakukan penegakan hukum terhadap perkara Karhutla yang ditangani. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran," ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait hingga masyarakat harus terus diperkuat. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi mengenai munculnya titik api maupun potensi kebakaran juga diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Selain itu, Polda Sumsel juga memastikan pengendalian Karhutla akan terus dilakukan secara terpadu melalui langkah preventif, respons cepat terhadap titik api dan penegakan hukum. Kolaborasi seluruh unsur diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Sumsel.

Simak juga Video: Prabowo Pastikan Penanganan Karhutla Terkendali, Targetkan Selesai 1-2 Minggu

(prf/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini