Polda Sumsel Perkuat Swasembada Pangan Lewat Budidaya Bawang Putih

Polda Sumsel Perkuat Swasembada Pangan Lewat Budidaya Bawang Putih

Fara Difa Alfeni - detikNews
Rabu, 19 Agu 2026 13:24 WIB
Polda Sumsel
Foto: Dok. Polda Sumsel
Jakarta -

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan nasional melalui penanaman bawang putih serentak di lima wilayah Polres jajaran. Dari total lahan seluas 81 hektare yang disiapkan, Polda Sumsel menargetkan potensi hasil panen mencapai 810 ton bawang putih pada November 2026.

Kegiatan penanaman bawang putih serentak tersebut dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026). Di Sumatera Selatan, kegiatan dipusatkan di kawasan perkebunan Dusun 3, Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, dan dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional yang terhubung dengan kegiatan utama di Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Program ini menjadi salah satu upaya mendukung Asta Cita pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan, khususnya komoditas bawang putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, kebutuhan bawang putih nasional masih memiliki tingkat ketergantungan terhadap impor sekitar 90-95 persen. Karena itu, peningkatan produksi dalam negeri menjadi langkah strategis untuk menuju swasembada bawang putih.

Pada penanaman serentak kali ini, Polda Sumsel memanfaatkan 9,6 hektare lahan siap tanam dengan bibit sebanyak 7,7 ton dari total ketersediaan bibit 44,7 ton. Varietas yang dikembangkan terdiri dari Sangga Sembalun, Lumbu Hijau, dan Lumbu Putih dengan melibatkan 113 petani dari 14 kelompok tani.

ADVERTISEMENT

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengatakan pengembangan bawang putih tersebut dilaksanakan melalui lima Polres jajaran dengan karakteristik lahan dan varietas yang disesuaikan dengan wilayah masing-masing.

"Secara keseluruhan total luas lahan yang disiapkan untuk penanaman bawang putih di wilayah Polda Sumatera Selatan seluas 81 hektare. Kami menargetkan hasil panen sebanyak 810 ton yang insyaallah akan dipanen pada November 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Lima wilayah tersebut meliputi Polres Muara Enim dengan total lahan 20 hektare dan varietas Lumbu Hijau. Kemudian Polres Lahat seluas 15 hektare dengan varietas Lumbu Putih, Polres Pagar Alam seluas 21 hektare dengan varietas Sangga Sembalun, Polres OKU Selatan seluas 15 hektare dengan varietas Sangga Sembalun, serta Polres Empat Lawang seluas 10 hektare dengan varietas Sangga Sembalun.

Secara nasional, penanaman serentak pada 19 Agustus 2026 dilaksanakan di 14 Polda dan 59 Polres jajaran dengan luas lahan mencapai 279,53 hektare. Program tersebut memiliki potensi hasil sekitar 2.795,3 ton dengan melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani.

Dalam skala nasional, Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah dengan kontribusi lahan terbesar. Setelah Nusa Tenggara Barat yang menyiapkan lahan 120 hektare dengan potensi hasil 1.200 ton, Polda Sumsel menyiapkan 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Jawa Barat seluas 34,58 hektare dengan potensi hasil 345,8 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam arahannya menekankan pentingnya kerja bersama seluruh pihak untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus mengembalikan kemampuan Indonesia mencapai swasembada bawang putih.

"Terus semangat dan mari kita sama-sama menunjukkan bahwa Indonesia mampu mencapai swasembada, khususnya swasembada bawang putih," tegasnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan keterlibatan Polri dalam program tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi dan memastikan program berjalan berkelanjutan dari proses penanaman hingga panen.

"Polda Sumsel bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal proses penanaman, pemeliharaan hingga panen. Targetnya bukan hanya meningkatkan produksi bawang putih, tetapi juga memberikan manfaat bagi petani dan secara bertahap membantu mengurangi ketergantungan terhadap impor," ungkapnya.

Melalui pengembangan lahan bawang putih di lima wilayah tersebut, Polda Sumsel berkomitmen terus mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan. Sinergi pemerintah, Polri, kelompok tani, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat produksi bawang putih dalam negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani menuju terwujudnya swasembada pangan nasional.

Sebagai informasi, pelaksanaan program di Sumatera Selatan turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan unsur Forkopimda, pemerintah kabupaten, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Selatan (BRMP Sumsel), Dinas Pertanian Provinsi Sumsel dan kabupaten jajaran, para ahli pertanian, kelompok tani, Bhayangkari, pihak swasta, serta berbagai elemen masyarakat.

Lihat juga Video: Mentan Targetkan Papua Bisa Swasembada Pangan dalam 2 Tahun

(akn/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini