Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh jajaran Polres dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Instruksi tegas tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Mapolda Sumsel, Senin (3/8/2026). Apel Pagi ini diikuti oleh Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, para pejabat utama, Kapolres dan Kapolrestabes jajaran, serta personel Polda Sumsel yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring.
Memasuki bulan Agustus yang bertepatan dengan puncak musim kemarau dan momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kapolda menegaskan bahwa pencegahan bencana lingkungan dan pemeliharaan Kamtibmas menjadi prioritas utama kepolisian di Bumi Sriwijaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancaman Karhutla sudah di depan mata. Saya perintahkan seluruh fungsi operasional dan Bhabinkamtibmas untuk segera bergerak di lapangan. Gencarkan edukasi, perkuat mitigasi, serta lakukan patroli pencegahan dan ground checking secara masif. Tegakkan hukum tanpa pandang bulu bagi korporasi maupun individu yang sengaja melakukan pembakaran lahan!" tegas Kapolda Sumsel dikutip Senin (3/8/2026).
Selain fokus pada mitigasi Karhutla, Kapolda mengajak jajarannya menggelorakan "Semangat 45" untuk memelihara kondusivitas Kamtibmas di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
"Saya menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah masing-masing, khususnya di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang kita banggakan. Aplikasikan semangat '45 dari para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan melalui semangat perjuangan yang senantiasa kita kobarkan dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," tegasnya.
Ia meminta jajaran Polri memperkuat sinergitas bersama TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan elemen masyarakat. Di sela penekanan tugas operasional tersebut, Kapolda juga menyerahkan penghargaan kepada 177 entitas kerja dan personel berprestasi. Namun, ia mengingatkan agar seluruh anggota tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan diri di tengah padatnya tugas lapangan.
"Tugas ke depan pastinya menguras tenaga dan pikiran. Pandailah menjaga kesehatan dan atur pola hidup. Rekan-rekan adalah aset berharga bagi institusi dan keluarga yang menunggu di rumah," pesan Kapolda.
Kabidhumas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, menekankan bahwa langkah antisipasi Karhutla dan penjagaan Kamtibmas butuh komitmen serta kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat.
"Sesuai arahan Bapak Kapolda, pencegahan Karhutla bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama untuk melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat Sumsel. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jajaran Polda Sumsel bersama satgas gabungan siap siaga 24 jam di lapangan guna memastikan Bumi Sriwijaya bebas dari asap dan potensi gangguan keamanan," ujar Kombes Pol. Nandang.
Kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi ancaman Karhutla dan menjaga stabilitas Kamtibmas ini membuktikan komitmen nyata Polda Sumatera Selatan sebagai pelindung benteng lingkungan dan ketenteraman warga. Melalui perpaduan tindakan preventif yang humanis dan ketegasan penegakan hukum di lapangan, kepolisian di Bumi Sriwijaya terus memantapkan langkahnya mengawal pembangunan daerah.
Mengusung prinsip kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas, Polda Sumsel siap memastikan langit Sumatera Selatan tetap biru dan situasi kemasyarakatan senantiasa kondusif, sejalan dengan semangat yang terus digelorakan: "Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!"










































