Bangkai Paus yang Terdampar di Inhil Dievakuasi ke Perairan Manteban

Bangkai Paus yang Terdampar di Inhil Dievakuasi ke Perairan Manteban

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 25 Sep 2026 16:36 WIB
Bangkai paus 8 meter yang terdampar di Inhil dievakuasi ke Perairan Menteban, Jumat (25/9/2026).
Foto: Bangkai paus 8 meter yang terdampar di Inhil dievakuasi ke Perairan Menteban. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Bangkai paus ukuran 8 meter yang terdampar di perairan Sungai Bahale, Indragiri Hilir (Inhil), Riau dievakuasi. Hewan mamalia tersebut dibawa ke Peraidan Menteban yang lebih dekat dengan laut.

Proses evakuasi dilaksanakan oleh personel gabungan dari Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri, pada Jumat (25/9/2026).

Evakuasi dilakukan dengan menggunakan dua perahu yang diikat dengan tali. Paus tersebut ditarik dari pinggir Sungai Bahale ke perairan Menteban yang berbatasan di Desa Bente, Indragiri Hilir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk mencegah bangkai tersebut kembali bergeser akibat arus air, petugas mengikatnya menggunakan tali pada tepian pantai bakau," ujar Kapolsek Mandeh Iptu Indra Jaya dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

ADVERTISEMENT
Bangkai paus 8 meter yang terdampar di Inhil dievakuasi ke Perairan Menteban, Jumat (25/9/2026).Bangkai paus 8 meter yang terdampar di Inhil dievakuasi ke Perairan Menteban, Jumat (25/9/2026). Foto: dok. Istimewa

Selain proses evakuasi, tim juga melakukan pengukuran terhadap tubuh hewan yang diduga merupakan paus tersebut serta mengambil sampel darah untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya bangkas paus akan diikat dan dibiarkan terurai alami oleh air.

"Diikat biar bangkai tidak hanyut ke mana-mana dalam posisi di air, selanjutnya dibiarkan terurai secara alami," imbuhnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bersama-sama dengan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta unsur pemerintah, TNI dan masyarakat untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan tertib.

"Selanjutnya, hasil pemeriksaan dan identifikasi dari tim terkait akan menjadi dasar informasi lebih lanjut mengenai jenis serta kondisi hewan tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan terhadap bangkai satwa laut tersebut dan menyerahkan penanganannya kepada instansi yang berwenang.

(mea/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini