Polres Kepulauan Meranti Ajak Warga Cegah Karhutla Lewat 'Jumat Keliling'

Polres Kepulauan Meranti Ajak Warga Cegah Karhutla Lewat 'Jumat Keliling'

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 30 Agu 2026 16:05 WIB
Polres Kepulauan Meranti turun ke masjid ajak warga cegah karhutla, Jumat (28/8/2026).
Foto: Polres Kepulauan Meranti sambangi masjid ajak warga cegah karhutla. (dok. Istimewa)
Kepulauan Meranti -

Polres Kepulauan Meranti terus memperkuat sosialisasi dan edukasi dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui program 'Jumat Keliling', polisi terus mengimbau warga agar tidak membakar sampah terutama di tengah cuaca kemarau panjang ini.

Kegiatan tersebut digelar secara serentak di seluruh jajaran polsek, pada Jumat (28/8/2026), di 16 masjid, di antaranya Masjid Al Irsyad, Al Islah dan Babussalam di Desa Tanjungsamak, Masjid Sabilunnaja Desa Dwi Tunggal, Masjid Al Ikhlas Desa Gemalasari, Masjid Ihtihad Desa Topang, serta masjid di Desa Sungai Gayung Kiri, Wonosari, Repan, Tanjung Gemuk, Tanjung Medang, Kayuara, Beting, Sonde dan Bungur.

Pada kesempatan itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Sasmita yang melaksanakan 'Jumat Keliling' di Kecamatan Tebing Tinggi mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan sampai kebiasaan membakar untuk membersihkan lahan atau sampah justru menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat. Kami meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api," kata AKBP Gede dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT
Polres Kepulauan Meranti turun ke masjid ajak warga cegah karhutla, Jumat (28/8/2026).Polres Kepulauan Meranti turun ke masjid ajak warga cegah karhutla, Jumat (28/8/2026). Foto: dok. Istimewa

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan pesan penting dalam pelaksanaan Pilkades yang digelar di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Rangsang. AKBP Gede mengimbau kepada masyarakat agar saling menghormati perbedaan pilihan dalam menciptakan demokrasi yang aman dan damai.

"Untuk wilayah yang melaksanakan Pilkades, kami juga mengingatkan agar seluruh masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi, tetapi jangan sampai menimbulkan perpecahan," ujar Gede.

Polres Kepulauan Meranti turun ke masjid ajak warga cegah karhutla, Jumat (28/8/2026).Polres Kepulauan Meranti membagikan sembako kepada warga, Jumat (28/8/2026). Foto: dok. Istimewa

Di sisi lain, ia menegaskan kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan upaya untuk mendengar dan mencari solusi bersama untuk mengatasi persoalan di lingkungan masyarakat.

"Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan. Kami ingin personel juga hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, menyampaikan imbauan dan bersama-sama mencegah potensi gangguan sejak dini," ujar Gede.

Ia juga meminta agar masyarakat mengaktifkan kembali Siskamling untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolres menekankan keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

"Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Karena itu kami mengajak seluruh warga menjaga lingkungan, mengaktifkan kembali Siskamling dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti dan jajaran polsek turut membagikan sembako, kipas angin dan sarana kontak untuk mendukung Siskamling.

Lihat juga Video: Belum Padam, Kebakaran TNBTS di Lumajang Meluas hingga 170 Hektare

(mea/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini