Menhut Sebut Penanganan Karhutla di Riau Semakin Baik, Minta Jajaran Tak Lengah

Menhut Sebut Penanganan Karhutla di Riau Semakin Baik, Minta Jajaran Tak Lengah

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 28 Agu 2026 19:52 WIB
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin hari semakin baik. (dok Istimewa)
Foto: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin hari semakin baik. (dok Istimewa)
Pekanbaru -

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin hari semakin baik. Raja Juli meminta jajaran TNI, Polri, dan Pemda tak lengah dan meningkatkan soliditas agar permasalahan karhutla tuntas.

Hal itu disampaikan Raja Juli saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Provinsi Riau, yang digelar di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru. Turut hadir, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai beserta jajaran Forkopimda.

Berdasarkan catatan Menhut, Provinsi Riau ada di urutan rendah dengan jumlah titik panas (hotspot) karhutla tertinggi se-Indonesia. Di urutan tertinggi pertama yakni Kalimantan Tengah, disusul Kalimantan Barat di urutan kedua, kemudian Sumatera Selatan urutan ketiga, Kalimantan Selatan urutan keempat, sementara Riau di urutan kelima dan Jambi di urutan keenam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Data ini menunjukkan bahwa penanggulangan karhutla di Riau semakin hari semakin baik," kata Raja Juli, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

Namun demikian, pencapaian ini tidak boleh membuat seluruh jajaran lengah. Sebaliknya, Raja Juli meminta seluruh jajaran meningkatkan soliditas agar permasalahan karhutla di Provinsi Riau segera tuntas.

"Tentu saja, pencapaian ini tidak boleh membuat kita berleha-leha atau lengah. Sebaliknya, hal ini harus menjadi motivasi, menambah optimisme, serta membakar semangat kita untuk bekerja lebih baik lagi," jelasnya.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau semakin hari semakin baik. (dok Istimewa)Menhut Raja Juli saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla di Provinsi Riau, yang digelar di Mapolda Riau (dok Istimewa)

Mengutip prediksi BMKG, Menhut menyebut fenomena El Niño yang cukup kuat ini diperkirakan baru akan mereda pada awal Oktober mendatang, dengan puncaknya terjadi di bulan September.

"Bulan September ini akan menjadi ujian bagi kita bersama karena tren angka karhutla mulai meningkat dari Juli ke Agustus," ucapnya.

Ia berharap, dengan pola kerja dan struktur yang semakin solid, kita jauh lebih siap menghadapi puncak El Niño pada September mendatang dibandingkan bulan Agustus ini.

Halaman 2 dari 2
(mea/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini