23 Hotspot Terdeteksi di Inhil, Polri-TNI dan MPA Lakukan Pemadaman

23 Hotspot Terdeteksi di Inhil, Polri-TNI dan MPA Lakukan Pemadaman

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 23 Agu 2026 20:06 WIB
Polri-TNI hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) turun memadamkan karhutla di Rohil, Minggu (23/8/2026).
Foto: Polri-TNI hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) turun memadamkan karhutla di Rohil (dok. Istimewa)
Rokan Hilir -

Sebanyak 23 titik panas (hotspot) terdeteksi di Dusun Sentosa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Personel gabungan TNI, Polri, Pemkab, Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga masyarakat turun melakukan pemadaman.

Kebakaran melanda lahan gambut seluas 10 hektare. Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto didampingi Dandim 0314 Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, Kasat Samapta Polres Inhil AKP Agus S, Kapolsek Gaung AKP Edi Dalianto, Danramil 05 GAS Lettu Inf Sugianto serta unsur terkait lainnya turun melakukan pemadaman, Minggu (23/8/2026).

Pemadaman api melibatkan 120 personel gabungan terdiri dari Polri, TNI, RPK PT. MSK, TRC Sinarmas Grup, MPA, pemerintah desa dan masyarakat. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan menggunakan enam unit ministreaker, satu unit Tohatsu, satu unit mesin Robin, 45 rol selang serta sejumlah nozzle. Selain itu, dibuat sekat bakar untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, di antaranya jarak sumber air yang cukup jauh, sulitnya jaringan komunikasi serta medan menuju titik api yang cukup jauh dan sulit ditempuh.

Kapolres AKBP Donny Eko Listianto mengatakan penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan bersama-sama. Ia menambahkan sinergi dan kolaborasi juga penting agar penanganan kahutla berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

"Kami terus bersinergi dengan TNI, pemerintah, perusahaan, MPA dan masyarakat untuk memastikan api padam dan tidak terjadi kembali," kata Donny.

Donny mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Di sisi lain, ia menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap orang yang dengan sengaja membakar lahan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari bersama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla yang dapat merugikan masyarakat serta berdampak luas," imbuhnya.

Senada, Dandim 0314 Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman juga menyampaikan pentingnya sinergi TNI-Polri bersama pemerintah, perusahaan, MPA dan masyarakat dalam penanganan karhutla.

"Kami berkomitmen bersama-sama memadamkan dan mendinginkan titik api hingga benar-benar aman, sekaligus mencegah agar kebakaran tidak meluas dan kembali terjadi," kata Wahib.

Hingga Minggu siang, api telah berhasil dipadamkan, namun sejumlah titik masih mengeluarkan asap sehingga proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.

Lihat juga Video Panglima TNI Kirim 3 Batalyon Pasukan Atasi Karhutla

(mea/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini