Kapolda Riau Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Demokrasi Green Campaign

Kapolda Riau Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Demokrasi Green Campaign

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 06 Agu 2026 16:53 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghadiri peluncuran Sekolah Pemilu Hijau di KPU RIau, Kamis (6/8/2026).
Foto: Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mendorong mahasiswa menjadi pelopor Green Campaign untuk mewujudkan demokrasi yang ramah lingkungan. (dok. Polda Riau)
Pekanbaru -

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengajak mahasiswa untuk terus bersuara dan menggaungkan demokrasi yang ramah lingkungan. Irjen Herry mendorong mahasiswa untuk menjadi pelopor Green Campaign sekaligus agen perubahan yang menjaga kelestarian ekologi di tengah perhelatan politik.

Pesan tegas tersebut disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam Peluncuran Sekolah Pemilu Hijau di Kantor KPU Riau, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, masa depan bangsa bergantung pada sejauh mana generasi muda mampu mempraktikkan demokrasi yang beretika, bertanggung jawab, dan berwawasan lingkungan.

"Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pemilih. Generasi muda harus menjadi agen perubahan, penyebar literasi demokrasi, pelopor anti-hoaks, serta menjadi motor Green Campaign yang cinta lingkungan. Masa depan demokrasi Indonesia berada di tangan generasi muda hari ini," ujar Irjen Herry Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolda Riau menegaskan bahwa menjaga ekologi politik tidak bisa dibebankan kepada satu lembaga saja. Polri maupun KPU tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan mewujudkan pemilu hijau (Green Election) sangat bergantung pada sinergi yang kokoh antara pemerintah, akademisi, media, komunitas, dan generasi muda.

"Tidak ada satu institusi pun yang mampu membangun demokrasi sendirian. Keberhasilan Green Election hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi kuat antara pemerintah, akademisi, media, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Semakin kuat kolaborasi yang kita bangun, semakin kuat pula nilai demokrasi yang kita wariskan," tegasnya.

Untuk membumikan Green Campaign dan mewujudkan Green Election, Kapolda Riau membeberkan lima langkah strategis yang perlu dijalankan secara bersama-sama. Yang pertama adalah membangun kesadaran ekologis.

"Tanamkan pemahaman bahwa proses demokrasi harus berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan," katanya.

Kapolda juga mengajak para mahasiswa sebagai generasi penerus untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan penyelenggara serta pemilih agar lebih ramah lingkungan selama tahapan pemilu. Lebih lanjut, ia mengajak memperkokoh kerja sama lintas sektor demi mengawal pemilu yang bersih dari sampah dan polusi politik.

"Serta menumbuhkan budaya politik berbasis literasi, integritas, serta penolakan keras terhadap politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian," katanya.

Menutup sambutannya, Jenderal Bintang Dua ini kembali menegaskan keterkaitan erat antara konsep pemolisian berwawasan lingkungan (Green Policing) yang diusung Polda Riau dengan terwujudnya pemilu ramah lingkungan.

"Apabila Green Policing berhasil kita bumikan, maka Green Election akan semakin mudah diwujudkan. Keberhasilan Green Election inilah yang nantinya menjadi fondasi utama dalam membangun demokrasi yang kuat, berintegritas, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," pungkasnya.

Lihat juga Video: Rilis Program Green Policing, Kapolri Puji Kapolda Riau

(mea/dhn)


Berita Terkait