Bupati Pelalawan Apresiasi Ekspedisi Polda Riau: Bukti Polri Dekat Masyarakat

Ekspedisi Merah Putih Presisi

Bupati Pelalawan Apresiasi Ekspedisi Polda Riau: Bukti Polri Dekat Masyarakat

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 04 Agu 2026 17:31 WIB
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Pelalawan, Riau.
Foto: Bupati Pelalawan H Zukri mengapresiasi Ekspedisi Merah Putih Polda Riau. (dok. Humas Polda Riau)
Pelalawan -

Bupati Pelalawan H Zukri mengapresiasi penuh kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digagas Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa Polri dekat dengan masyarakat.

"Bapak Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, merupakan sosok pemimpin yang sangat baik dan memiliki berbagai program yang sangat luar biasa. Apa yang kita saksikan hari ini merupakan bukti nyata bahwa Polri semakin dekat dengan masyarakat," kata H Zukri di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Selasa (4/8/2026).

Di hari keempat, kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi kali ini digelar di Pantai Otis, Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, yang dipimpin oleh Dirkrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro Ridwan. Turut hadir pula, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara dan Kapolsek Teluk Meranti Ipda Vicki Rizki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026).Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026). Foto: dok. Polda Riau

H Zukri menyampaikan rasa bahagianya karena Tim Ekspedisi Merah Putih Polda Riau hadir di Teluk Meranti, yang merupakan salah satu wilayah terluar di Kabupaten Pelalawan. Ia mengapresiasi kegiatan ekspedisi yang digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81 ini membangkitkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Ia menyampaikan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi memberikan bukti nyata dalam kecintaan terhadap lingkungan dengan penanaman 1.000 bibit pohon Mangrove.

"Kegiatan ini juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemulihan lingkungan Perlu kami sampaikan bahwa saat ini kita berada di Kecamatan Teluk Meranti, tepatnya di Desa Teluk Meranti, lebih spesifik lagi di kawasan Pantai Otis," katanya.

Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026).Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026). Foto: dok. Polda Riau

Teluk Meranti sendiri dikenal sebagai Negeri Ombak Bono. Puncak fenomena Ombak Bono diprediksi terjadi pada bulan November hingga Desember.

"Apabila Bapak dan seluruh tim ingin menyaksikan Ombak Bono yang paling besar di Sungai Kampar, maka tempatnya berada di Kabupaten Pelalawan. Ombaknya dapat berlangsung lebih dari satu jam dan merupakan salah satu ombak sungai terpanjang di dunia," imbuhnya.

"Apabila Bapak dan Ibu melihat banyak kayu serta sampah di sepanjang pantai, itu bukan karena sengaja dibuang di sini. Setiap kali Ombak Bono datang, ombak tersebut membawa kayu dan berbagai material dari hulu sungai yang kemudian terdampar di kawasan ini sehingga harus terus-menerus dibersihkan," sambungnya.

Kondisi tersebut juga menyebabkan kawasan ini sangat rawan abrasi. Banyak tanaman rusak, bangunan masyarakat hancur, bahkan rumah walet dan beberapa bangunan pemerintah juga mengalami kerusakan akibat abrasi.

Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026).Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyerahkan bantuan sosial, mensin ketinting hingga menanam mangrove di Pantai Otis, Teluk Meranti, Pelalawan, Selasa (4/8/2026). Foto: dok. Polda Riau

H Zukri menyampaikan, pemerintah telah berupaya melakukan berbagai langkah, salah satunya dengan membangun dinding penahan tebing. Oleh karena itu, ia mengapresiasi kegiatan penanaman 1.000 mangrove yang dapat menjadi benteng alami di kawasan pesisir ini.

"Namun, karena biaya pembangunannya sangat besar sementara kondisi keuangan daerah saat ini cukup terbatas, kami belum mampu membangun perlindungan secara menyeluruh Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan. Pada hari ini jajaran Polda Riau, Polres Pelalawan, bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan melaksanakan penanaman mangrove. Kita semua berdoa semoga mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi abrasi di sepanjang Sungai Kampar," pungkasnya.

Ekspedisi Merah Putih Presisi digelar Polda Riau dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-18. Rangkaian kegiatan digelar tanggal 1-17 Agustus 2026 dengan menyasar 17 wilayah terluar, terdepan, tertinggal (3T) di seluruh Provinsi Riau.

Dalam kegiatan tersebut, Tim 8 Ekspedisi Merah Putih Presisi membawa sejumlah misi, antara lain misi kemanusiaan dengan menghadirkan bantuan sosial dan kesehatan, misi lingkungan, hingga misi kebangsaan dengan pengibaran bendera Merah Putih.

Lihat juga Video Kapolda Riau Lepas 8 Tim Ekspedisi ke 17 Wilayah Terluar

(mea/dhn)


Berita Terkait