Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau 17 Titik Terluar di Riau

Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau 17 Titik Terluar di Riau

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 30 Jul 2026 18:20 WIB
Ekspedisi Merah Putih, Kapolda Riau menyapa warga dan menyerap aspirasi di Concong, Inhil, Kamis (30/7/2026).
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan program Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong pelestarian lingkungan di wilayah pesisir (dok. Istimewa)
Indragiri Hilir -

Polda Riau akan meluncurkan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 yang menyasar 17 titik di berbagai wilayah Riau. Ekspedisi Merah Putih Presisi berfokus pada kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Hal itu disampaikan Kapolda saat berdialog dengan masyarakat Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir, menjelang pelepasan ekspedisi yang dijadwalkan berlangsung di Mapolda Riau pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irjen Herry mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus momentum membangkitkan kembali semangat perjuangan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

"Memasuki bulan kemerdekaan, semua ingin menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa. Semangat itu harus diwariskan kepada generasi muda agar mampu mengisi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045," kata Irjen Herry, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, Ekspedisi Merah Putih Presisi akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, hingga komunitas masyarakat. Selama pelaksanaan ekspedisi, rombongan akan mengunjungi 17 lokasi di sejumlah kabupaten dan kota di Riau, terutama desa-desa yang berada di kawasan 3T.

Selain membawa semangat nasionalisme, kegiatan tersebut juga akan diisi dengan dialog bersama masyarakat, penyaluran bantuan sosial, edukasi kebangsaan, hingga kampanye pelestarian lingkungan.

"Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka, sekaligus mengajak seluruh elemen menjaga kelestarian alam. Lingkungan yang terpelihara adalah bagian dari tanggung jawab kita kepada generasi yang akan datang," kata Herry.

Ia menambahkan, kawasan pesisir yang menjadi sasaran ekspedisi juga akan mendapatkan perhatian melalui berbagai aksi konservasi, termasuk penanaman mangrove sebagai langkah mengurangi dampak abrasi sekaligus menjaga ekosistem pantai.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda. Menurutnya, penggunaan media sosial (medsos) harus dilakukan secara bijak agar tidak memicu perpecahan maupun penyebaran informasi yang merugikan masyarakat.

Herry turut mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemuda untuk bersama-sama memperkuat persatuan, menjaga keamanan lingkungan, dan membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba serta berbagai pengaruh negatif lainnya.

Ia berharap Ekspedisi Merah Putih Presisi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pelosok Riau.

"Kegiatan ini sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai warisan untuk masa depan," tuturnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Persembahan Polda Riau ke Warga, Bangun 80 Jembatan di Hari Bhayangkara"
[Gambas:Video 20detik] (jbr/mei)


Berita Terkait