Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 24 Jul 2026 09:43 WIB
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos menjelaskan perkembangan kasus kematian dokter PPDS, ACL (30)
Foto: Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos menjelaskan perkembangan kasus kematian dokter PPDS, ACL (30). (dok. Istimewa)
Siak -

Polisi masih menyelidiki kematian ACL (30), dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi di RSUD Tengku Rafian, Siak. Saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi jenazah untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos mengatakan jenazah korban telah diautopsi di RS Bhayangakra, Kota Pekanbaru. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil autopsi tersebut.

"Kami masih menunggu hasil autopsi untuk menentukan penyebab kematian, karena dibutuhkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang diambil dari jenazah korban," kata AKP Raja dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AKP Raja mengatakan dalam penyelidikan kasus kematian ACL penyidik Polres Siak diasistensi secara khusus oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau.

Dalam penyelidikan tersebut, pihak kepolisian mengedepankan metode penyelidikan ilmiah (scientific crime investigation) guna mendapatkan rangkaian peristiwa dan penyebab kematian korban secara utuh sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Kami juga melakukan penyelidikan dengan teknik dan taktik sebagaimana diatur dalam KUHAP baru dan SOP yang ada di kepolisian," imbuhnya.

Dalam pengembangan penyelidikan, Polres Siak telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Antara lain dari pihak rumah sakit, karyawan rumah sakit, staf rumah sakit.

"Dan kemudian kami juga telah meminta keterangan dari dokter pembimbing residen anastesi yang ada di RSUD Tengku Rafian Siak," imbuhnya.

Polisi juga memintai keterangan dari istri korban yang juga berprofesi sebagai dokter, YM (31), serta beberapa rekan sejawat korban.

"Yang mana, pada saat sebelum memberikan kesaksian, kami sudah bersama-sama dengan istri dan orang tua korban serta abang korban untuk membuka alat komunikasi korban yang ditemukan di TKP bersama korban," jelasnya.

Jenazah korban ditemukan pada Selasa, 14 Juli 2026, setelah istri korban mencari keberadaan sang suami. Sejak Senin (13/7) sore, istri korban, yang juga seorang dokter berinisial YM (31), mencari-cari keberadaan korban.

Hingga akhirnya pihak rumah sakit mengecek rekaman CCTV di sekitar rumah sakit. Dari rekaman CCTV tersebut tampak korban berjalan meninggalkan rumah sakit.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di semak belukar di samping rumah sakit. Sejauh ini belum diketahui apa penyebab kematian korban tersebut.

Lihat Video 'Misteri Dokter PPDS Siak Ditemukan Tewas di Semak Belukar':

(mea/gbr)


Berita Terkait