Jembatan di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai menjelang diresmikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Puluhan personel bersama masyarakat melakukan korve di sekitar lokasi jembatan.
Polisi dan warga membersihkan sampah-sampah di bantaran sungai di sekitar jembatan. Tanah sungai yang mulai mengalami pendangkalan dikeruk agar tidak menyebabkan banjir.
Selain membersihkan sampah, polisi dan warga juga bergotong royong mempercantik area bantaran sungai dengan menanam pohon dan rumput. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui, Polda Riau telah menuntaskan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada tahap II di sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Total hingga saat ini Polda Riau telah membangun 110 jembatan di berbagai pelosok.
Rampungnya pembangunan 80 jembatan tersebut merupakan kado spesial yang masih bertepatan di momen Hari Bhayangkara ke-80. Rencananya, jembatan tersebut akan diresmikan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Peresmian akan dipusatkan di Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Dumai Selatan, dilakukan secara serentak di seluruh polres jajaran. Jembatan tersebut menjadi penghubung Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.
Jembatan tersebut menjadi saksi bisu sejarah panjang dalam mendukung mobilitas warga. Dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar, jembatan tersebut pertama kali dibuat pada tahun 1984.
Kepolisian bersama warga membersihkan sekitar lokasi jembatan di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai menjelang diresmikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (dok Polda Riau) |
Setelah 1 dekade, jembatan tersebut direnovasi oleh pemerintah daerah untuk peningkatan kapasitas. Seiring waktu, jembatan yang terbuat dari kayu itu lapuk dimakan zaman.
Hingga pada awal Juni 2026, Polda Riau bersama elemen masyarakat dan yayasan 10.11 Putra Peduli merenovasi jembatan tersebut. Seluruh struktur jembatan utama diganti dengan material besi agar lebih kokoh dan aman.
Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang mengatakan rehabilitasi jembatan di tahun 2026 ini menjadi sangat krusial mengingat posisinya sebagai urat nadi akses menuju berbagai fasilitas umum dan pusat pendidikan utama di wilayah Dumai Selatan.
"Jembatan penghubung antar kelurahan tersebut merupakan akses utama warga ke kantor Canat Bumi Ayu, kantor KUA, Puskesmas Bumi Ayu dan Lembaga Pemasyarakatan," kata Angga, Sabtu (4/7/2026).
Jembatan tersebut juga menjadi akses anak-anak untuk menggapai cita-citanya, di antaranya SMKN 002, MAN Negeri 01, MTs, SMP dan SMA Lancang Kuning, SDN 008 Bumi Ayu, SDN 004 dan SDN 019 hingga Universitas Lancang Kuning.
"Dengan struktur baru berbahan besi, Jembatan Merah Putih kini siap menjamin keselamatan, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung aktivitas pelayanan publik dan pendidikan bagi masyarakat Kecamatan Dumai Selatan secara berkelanjutan," jelasnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau selaku Kasatgas Darurat Jembatan, Kombes I Gede Metut Adi Wibawa mengatakan pembangunan jembatan tersebut memakan waktu selama 73 hari dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari Brimob Polda Riau, Polres Dumai, dan elemen masyarakat.
"Jembatan tersebut kini dapat memangkas waktu perjalanan 15 menit," kata Kombes Ketut.
Lihat juga Video Operasi Ketupat 2026, 89.228 Personel Polri Diterjunkan












































