Satgas Darurat Jembatan Polda Riau merampungkan 83 dari total target 110 Jembatan Merah Putih pada tahap II. Salah satunya adalah jembatan miring 'Benteng Takeshi' yang berada di Kota Dumai.
Dansat Brimob Polda Riau selaku Kasatgas Darurat Jembatan, Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan jembatan miring penghubung dua desa di Gang Sungai, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai telah rampung 100 persen dan telah beroperasi.
"Jembatan tersebut merupakan penghubung aksesibiltas masyarakat Kelurahan Bukit Datuk dan Kelurahan Bumi Ayu. Setiap hari masyarakat melintasi jembatan itu sebagai short cut," kata Kombes Ketut dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jembatan dengan dimensi panjang 25 meter dan lebar 1,5 meter ini awalnya dibangun dari kayu-kayu. Namun jembatan itu lapuk dimakan waktu.
Kondisi jembatan miring 'Benteng Takhesi' di Dumai, Riau sebelum diperbaiki/Foto: dok. Polda Riau |
Kondisi jembatan itu miring. Kondisi mengkhawatirkan itu membuat anak-anak sekolah harus bertaruh nyawa saat akan melintas.
"Iya itu kan jembatannya dari kayu, kondisinya sudah lapuk dan miring. Sudah mirip rintangan di 'Benteng Takeshi'," kata Dansat mengumpamakan jembatan itu dengan game realitas asal Jepang.
Warga mengakses jembatan tersebut untuk beberapa fasilitas penting, di antaranya SDN 008, SDN 019, SMP Lancang Kuning, SMA Lancang Kuning, hingga Universitas Lancang Kuning, serta akses warga menuju ke Masjid Mutahaidah.
Setelah melalui asesmen, jembatan tersebut dipilih sebagai salah satu jembatan yang direnovasi oleh Polda Riau dalam program Jembatan Merah Putih Presisi.
Potret after, jembatan di Dumai, Riau setelah diperbaiki, kini tak lagi miring. (Riau Foto: dok. Polda Riau) |
Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir bukan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga untuk menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar masyarakat di akar rumput.
Proyek pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bukti komitmen kepedulian yang tulus dari Polri untuk merajut konektivitas antar-desa, menggerakkan roda ekonomi lokal, sekaligus mendekatkan hati institusi kepolisian dengan masyarakat yang dilayaninya.
Pembangunan jembatan itu kini telah rampung. Strukturnya dibuat lebih kuat dengan bahan lantai dari pelat baja. Kini, warga tak perlu lagi waswas saat melintas jembatan tersebut.
Simak juga Video 'Kondisi Penyangga Jembatan Penghubung Kota-Kabupaten Bandung yang Retak':
(mea/dhn)












































