Polres Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Polsek Cerenti kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan. Sebanyak 31 rakit PETI dimusnahkan dengan cara dibakar.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menindak aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan masyarakat.
"Kami akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkelanjutan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Cerenti. Kegiatan ini bertujuan melindungi lingkungan, menjaga kualitas aliran Sungai Kuantan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar IPTU Feri Padli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin serta mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Polsek Cerenti memusnahkan puluhan rakit PETI yang beroperasi di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada Selasa (9/6/20266)/Foto: dok. Istimewa |
Dengan adanya penertiban tersebut, diharapkan aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Cerenti dapat terus berkurang sehingga kerusakan lingkungan dan potensi gangguan keamanan dapat dicegah.
Penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerenti Iptu Feri Padli, di wilayah Desa Sikakak dan Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, pada Selasa (9/6). Kegiatan ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi terkait maraknya kembali aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan yang mencemari lingkungan.
Polsek Cerenti kemudian melakukan patroli dan menemukan aktivitas PETI yang masih berlangsung di alisan Sungai Kuantan. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas mendapati puluhan rakit jenis setingkai dan dompeng yang digunakan untuk mencari emas.
Dalam penindakan tersebut, sebanyak 30 unit rakit jenis setingkai dan 1 unit rakit jenis dompeng dimusnahkan dengan cara dirusak dan dibakar sehingga tidak dapat digunakan kembali.
Pada kegiatan tersebut tidak ada pelaku yang berhasil diamankan karena para pelaku terlebih dahulu meninggalkan lokasi saat mengetahui kedatangan petugas. Barang bukti yang diamankan juga nihil karena seluruh sarana yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat.
Lihat juga Video 'Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Longsor, 9 Orang Tewas':
(mea/imk)










































