Kapolda Riau Atensi Kasus Pembunuhan Lansia, Tegaskan soal Kewajiban Moral

Kapolda Riau Atensi Kasus Pembunuhan Lansia, Tegaskan soal Kewajiban Moral

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 02 Mei 2026 09:50 WIB
Momen lansia di Pekanbaru tewas usai dipukul berkali-kali oleh perampok terekam CCTV (tangkapan layar CCTV)
Foto: Momen lansia di Pekanbaru tewas usai dipukul berkali-kali oleh perampok terekam CCTV (tangkapan layar CCTV)
Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memberikan atensi khusus terhadap kasus pembunuhan wanita lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kota Pekanbaru. Kapolda memerintahkan jajaran personel Polresta Pekanbaru segera menangkap pelaku sebagai kewajiban moral Polri terhadap masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Irjen Pol Herry Heryawan kepada Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah yang tengah memimpin pengejaran terhadap pelaku. Herry Heryawan menekankan usaha dan kerja keras anggota dalam mengungkap suatu tindak pidana mempengaruhi kepercayaan Publik terhadap Polri.

"Sampaikan salam saya kepada seluruh anggota, setiap tetes keringat anggota Polri itu membuat perubahan kepercayaan publik, masyarakat Pekanbaru kepada Polri," kata Irjen Herry, Sabtu (2/5/2026).

Jenderal lulusan Akpol 1996 ini menekankan bahwa pengungkapan kasus ini bukan sekadar tugas Polri dalam upaya penegakan hukum, tetapi sekaligus kewajiban moral setiap personel yang harus dijaga.

"Jadi bukan karena tugas kalian (personel Polri) menegakkan hukum tetapi itu adalah kewajiban moral, imperatif katergoris yang harus dibatinkan bahwa kalian adalah pelayan," imbuhnya.

Herry Heryawan turut memberikan dukungan moril kepada personelnya yang tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

"Saya doakan di sini untuk kasusnya bisa terungkap. Bawa orangnya dengan baik sampai ke Pekanbaru," pungkasnya.

Pembunuhan Terekam CCTV

Pembunuhan itu terjadi pada Rabu (29/4) siang. Korban meninggal dunia setelah dihantam balok kayu berkali-kali.

Dari hasil pendalaman CCTV, polisi sudah mengarah kepada terduga pelaku. Salah satunya yang dicurigai adalah menantu korban berinisial AF.

Detik-detik pembunuhan terhadap Dumaris juga terekam CCTV. Dalam rekaman CCTV, terlihat awalnya mobil hitam parkir di depan rumah korban.

Seorang perempuan berkaus hitam masuk ke dalam rumah diikuti oleh wanita berjaket hoodie yang disusul dua orang pria.

Tak lama kemudian, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut wanita berkaus hitam. Setelah itu, wanita berkaus hitam menyalaminya dan korban duduk di kursi.

Mereka kemudian berbincang-bincang. Di saat itu, pelaku pria yang memakai kaus abu-abu dan bermasker sekonyong-konyong menghantam kepala korban dengan balok kayu yang dia bawa.

Korban dihantam balok kayu berkali-kali hingga terkulai. Para pelaku sempat melihat ke arah CCTV, kemudian si pria tadi merusak CCTV tersebut.

Polisi mengungkap sejumlah barang milik korban raib dibawa pelaku. Barang-barang itu mulai dari perhiasan hingga uang dalam pecahan asing.

Lihat Video 'Rekaman CCTV Detik-detik Nenek di Pekanbaru Tewas Dibunuh, Perhiasan-SGD 400 Raib':

(mea/dhn)



Berita Terkait