Reno K9 Polda Riau Terima Medali Vira Satya, Award Perdana Polri ke Satwa

Reno K9 Polda Riau Terima Medali Vira Satya, Award Perdana Polri ke Satwa

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 04 Feb 2026 13:59 WIB
Reno K9 Polda Riau Terima Medali Vira Satya, Award Perdana Polri ke Satwa
Foto: Reno, anjing K9 Polda Riau bersama pawangnya, Bripka Hosea. (dok. Polda Riau)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan medali penghargaan 'Vira Satya Manava Raksaka Pasu' kepada Reno, anjing pelacak (K9) Polda Riau. Ini adalah penghargaan perdana dari Polri bagi satwa yang membantu kepolisian dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Hal ini disampaikan oleh Karowatpres SSDM Polri Brigjen Budhi Herdi Susianto di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru. Mengawali sambutannya, Brigen Budhi Herdi menceritakan awal mula muncul gagasan pemberian penghargaan kepada Reno. Budhi Herdi mengatakan bahwa selama ini tidak ada dasar aturan pemberian penghargaan bagi satwa, hanya kepada personel Polri saja.

"Saya buka Perkap itu, penghargaan hanya diberikan kepada anggota dan WNI," ujar Brigjen Budhi Herdi di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (4/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT
Polda Riau menggelar upacara pemberian medali penghargaan bagi Reno anjing K9, Rabu (4/2/2026).Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto. (Foto: dok. Polda Riau)

Di saat bersamaan, Polri memang sedang membuat konsep untuk pemberian penghargaan kepada satwa. Ia mengakui selama ini tidak terpikir untuk memberikan penghargaan kepada satwa-satwa yang banyak membantu Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya.

"Karena Reno inilah kita semua jadi tergugah. Jadi kita semua patut terima kasih kepada Reno," katanya.

Inilah yang kemudian mendasari Polri membuat sebuah aturan baru untuk memberikan penghargaan tidak hanya bagi personel, tetapi juga bagi satwa. Penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1984/XII/2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada Satwa yang Membantu Pelaksanaan Tugas Kepolisian, tertanggal 24 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Budhi Herdi mengatakan pemberian penghargaan kepada Reno merupakan apresiasi kepada anjing pemberani yang membantu misi kemanusiaan di Palembayan, Agam, Sumatera Barat. Dalam perumusan pemberian penghargaan, Polri memutuskan memberikan medali 'Vira Satya Manava Raksana Pasu' yang artinya 'Hewan Pemberani, Penjaga Kebenaran dan Kemanusiaan'.

"Sampai kami ajukan ke Pak Kapolri sampai Pak Kapolri ketawa 'kok bisa menemukan namanya (penghargaan)', karena ini memang baru," katanya.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada satwa Polri, tetapi juga satwa non-Polri yang membantu tugas-tugas kepolisian.

"Sehingga ini juga bisa menjadi upaya bagaimana kita merangkul dan mendekatkan dengan masyarakat melalui penghargaan kepada hewan ini," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Kapolri terhadap Reno. Ia berharap pemberian penghargaan bagi Reno ini dapat memberikan inspirasi kepada seluruh personel Polda Riau.

"Semoga pemberian penghargaan ini dapat memberikan inspirasi untuk personel Polda Riau untuk terus bekerja dengan niat, tanpa pamrih, berlaku baik kepada semua, manusia, alam lingkungan dan ekosistem di dalamnya," ujar Irjen Herry.

Pada kesempatan yang sama, Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Baharkam Polri Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan kepada Reno yang merupakan salah satu partner Ditpolsatwa. Kombes Gatot Aris menambahkan bahwa Polri tidak hanya sebagai aset, tetapi juga partner kerja Polri yang mendapatkan perawatan dan dijaga dengan baik oleh Polri.

"Untuk seluruh dog lover, Kami memiliki standar operasional prosedur dalam melaksanakan pengamanan, kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Reno, ada 11 tim kami berangkatkan ke Sumatera, kami jaga dan kami rawat dengan baik," kata Gatot Aris.

Rangkaian pemberian penghargaan diawali dengan pemberian harness dari Dirpolsatwa Baharkam Polri yang diwakili oleh Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Baharkam Polri Kombes Gatot Aris Purbaya, kemudian pemberian surat penghargaan dari Kapolri yang diwakili oleh Karowatpers SSDM Polri Brigjen Budhi Herdi Susianto, dan pemberian medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, kepada pawang Reno, Bripka Hosea.

Polda Riau menggelar upacara pemberian medali penghargaan bagi Reno anjing K9, Rabu (4/2/2026).Polda Riau menggelar upacara pemberian medali penghargaan bagi Reno anjing K9, Rabu (4/2/2026). Foto: dok. Polda Riau


Reno dan Misi Kemanusiaan

Reno merupakan anjing pelacak berjenis Belgian Malinois yang berusia 8 tahun 4 bulan. Anjing K-9 ini gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa II di Kabupaten Agam, Sumbar.

Reno merupakan anjing K-9 spesialis search and rescue (SAR) yang secara aktif dilibatkan dalam berbagai operasi pencarian korban bencana. Pada tugas kemanusiaan di Agam, Reno mengalami kondisi yang mengakibatkan ia tidak dapat terselamatkan.

Jasad anjing spesialis kadaver itu dikuburkan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir. Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Riau Kombes Syahrial M Abdi dengan dihadiri pasukan Polsatwa Polda Riau dan jajaran personel Polda Sumbar.

Reno telah membantu Polri dalam tugas kemanusiaan pencarian korban bencana Galodo di Agam, Sumatera Barat. Selama misi tersebut, Reno berhasil menemukan sejumlah korban.

Simak juga Video 'We Lost A Real MVP: Anjing Reno Gugur di Misi SAR Sumbar':

Halaman 2 dari 2
(mea/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads