Wilayah Rohil Tertinggi Karhutla di 2025, Kapolres Instruksikan Siaga Penuh

Wilayah Rohil Tertinggi Karhutla di 2025, Kapolres Instruksikan Siaga Penuh

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 29 Jan 2026 13:03 WIB
Wilayah Rohil Tertinggi Karhutla di 2025, Kapolres Instruksikan Siaga Penuh
Foto: Polres Rohil menggelar apel kesiapsiagaan karhutla. (dok. Polres Rohil)
Rokan Hilir -

Kapolres Rokan Hilir (Rohil) AKBP Isa Imam Syahroni menginstruksikan kepada jajarannya untuk siaga penuh mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim panas. Ia meminta jajaran untuk melakukan deteksi sedini mungkin guna mencegah terjadinya karhutla.

Hal itu disampaikan oleh AKBP Isa saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Rencana Penanggulangan Karhutla. Kegiatan apel tersebut sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam amanatnya, Kapolres Rohil mengatakan bahwa kondisi cuaca di wilayah Rokan Hilir mulai memasuki musim panas sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2025 Kabupaten Rokan Hilir menjadi wilayah dengan jumlah kejadian Karhutla terbanyak di Indonesia, dengan puncak kebakaran terjadi pada bulan Juli dan Agustus. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua," tegas AKBP Isa, dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

Kapolres juga menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla harus dilakukan secara komprehensif melalui langkah preemtif, preventif, dan represif. Personel diminta meningkatkan patroli di wilayah rawan Karhutla, memaksimalkan pemantauan hotspot melalui aplikasi DLK, serta melakukan penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran lahan.

ADVERTISEMENT

Polres Rohil menggelar apel kesiapsiagaan karhutla.Foto: Polres Rohil menggelar apel kesiapsiagaan karhutla. (dok. Polres Rohil)

"Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapan Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla," imbuhnya.

Para kapolsek jajaran diminta untuk meningkatkan koordinasi dengan Camat, Danramil, BPBD, lurah, penghulu, serta seluruh unsur terkait guna mempersiapkan apel kesiapsiagaan Karhutla di tingkat kecamatan. Selain itu, seluruh Bhabinkamtibmas dan Babinsa diminta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Dalam apel tersebut, Kapolres melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung Karhutla, meliputi kendaraan operasional serta puluhan unit mesin pemadam Karhutla yang tersebar di Polres dan Polsek jajaran. Kapolres juga menekankan pentingnya perawatan dan kesiapan seluruh peralatan agar dapat digunakan secara maksimal saat dibutuhkan.

(mea/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads