Tabung Harmoni Hijau yang baru diresmikan Polda Riau kini bertransformasi menjadi kawasan produktif terpadu. Bukan saja sebagai tempat pembibitan pohon, Tabung Harmoni Hijau kini berinovasi menjadi sebuah pusat pembibitan hingga perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan hingga keamanan ekologi.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan yang meresmikan Tabung Harmoni Hijau ini menegaskan bahwa inovasi tersebut adalah jawaban strategis yang menyatukan tiga elemen vital: kepentingan sosial, ekologis, dan kebijakan publik.
Salah satu aspek paling krusial dari program ini adalah perannya sebagai pusat hilirisasi pangan untuk mendukung program unggulan Pemerintah Pusat, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Kawasan ini dirancang untuk menyuplai bahan pangan segar dan berkualitas ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah tempat hilirisasi. Penyiapan bahan makanan yang akan disuplai ke dapur SPPG, bahan bakunya berasal dari sini," ujar Irjen Herry di Pekanbaru, Rabu (7/1/2026).
Di lokasi tersebut, lahan diolah secara produktif melalui berbagai unit usaha, mulai dari perkebunan sayuran hidroponik, peternakan ayam petelur dengan populasi 456 ekor, hingga budidaya 20.000 ekor ikan nila dan patin di kolam jaring apung. Selain itu, terdapat 54 ekor kambing yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban mendatang.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan meresmikan Tabung Harmoni Hijau Foto: dok. Polda Riau |
Aktualisasi Green Policing
Lebih dari sekadar ketahanan pangan, Tabung Harmoni Hijau merupakan aktualisasi dari semangat Green Policing. Program ini juga berfungsi sebagai stimulus untuk membangun ekosistem bisnis berbasis koperasi produksi.
"Koperasi produksi ini adalah wujud nyata untuk memerdekakan ekonomi masyarakat melalui cara-cara yang ramah lingkungan," jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.
Bagi internal Polri, kawasan ini memiliki fungsi strategis sebagai pusat pelatihan dan edukasi lingkungan. Lahan tersebut dipersiapkan sebagai wadah pembekalan kewirausahaan bagi personel Polri yang akan memasuki masa purna tugas, agar tetap produktif pasca-mengabdi.
Sejalan dengan program Green City Pemerintah Kota Pekanbaru, Tabung Harmoni Hijau juga mengelola aspek pelestarian melalui 'Bank Pohon' dan pusat pembibitan (nursery). Berdasarkan identifikasi terbaru, terdapat 17.309 batang pohon yang dibibit di area tersebut. Pengelolaan limbah pun dilakukan secara mandiri melalui bank pakan dan pupuk organik.
Menutup sambutannya, Kapolda Riau mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto tentang keseimbangan alam. "Kebijakan publik kita jelas; kita harus jaga alam dan alam akan menjaga kita," tuturnya.
Irjen Herry berharap model Tabung Harmoni Hijau ini dapat menjadi role model yang diduplikasi oleh komunitas lain di seluruh Provinsi Riau. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Karo SDM Polda Riau atas kontribusi nyata dalam mewujudkan program yang sarat makna ini.
(mea/mea)












































