DetikNews
Rabu 15 November 2017, 14:01 WIB

Kasus Girder Flyover Ambruk, Kapolda Jatim: Pasti Ono Tersangkanya

Rois Jajeli - detikNews
Kasus Girder Flyover Ambruk, Kapolda Jatim: Pasti Ono Tersangkanya Foto: Muhajir Arifin
Surabaya - Polda Jawa Timur dalam waktu dekat bakal menetapkan tersangka kasus ambruknya girder flyover Tol Pasuruan-Probolinggo. Insiden ini menyebabkan seorang tewas dan dua orang luka-luka.

"Pasti ono tersangkanya lah, nggak mungkin nggak ono (Pasti ada tersangkanya. Tidak mungkin tidak ada). Tunggu saja, sebentar lagi ada," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan usai acara Pertemuan kapolda dengan masyarakat dunia maya (netizen) di Hotel Wyndham, Surabaya, Rabu (14/11/2017).

Kapolda mengatakan, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur terus bekerja untuk mengungkap siapa tersangka dalam kejadian tersebut. Termasuk, memintai keterangan saksi hingga ahli dari Disnaker Provinsi Jawa Timur maupun dari akademisi.

"Kita sudah memeriksa banyak saksi, termasuk ahli dari Disnaker. Disnaker juga sudah menyatakan, ada kesalahan SOP dan segala macamnya," tuturnya.

Machfud mengibaratkan, orang mengendarai sepeda motor harus memiliki SIM C.

"Orang bawa (mengendarai) sepeda motor harus punya SIM C kok. Apalagi bawa grider gituan," jelasnya.

Sebelum menetapkan tersangka, penyidik terlebih dahulu akan gelar perkara. Ditanya kapan akan gelar perkara kasus tersebut, kapolda mengatakan, secepatnya akan dilakukan.

"Ya, ikan sepat ikan gabus. Lebih cepat lebih bagus," kata Kapolda berpantun.

Flyover di Tol Pasuruan-Probolinggo di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ambruk, Minggu (29/10/2017).

Insiden ini mengakibatkan Heri Sunandar (27) asal Kalimantan Timur, meninggal. Sedangkan dua korban luka yakni, Sugiyono (47) asal Probolinggo dan Nurdin (35) asal Sumatera Selatan.
(roi/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed