DetikNews
Kamis 13 Desember 2018, 17:31 WIB

Berapa Dana Operasional 'Pos Tempur' di Jateng? Ini Jawaban Sandi

Rinto Heksantoro - detikNews
Berapa Dana Operasional Pos Tempur di Jateng? Ini Jawaban Sandi Sandiaga Uno di Kebumen. (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Kebumen - Sandiaga Uno menegaskan pos-pos khusus tak hanya akan dibangun di Solo, namun juga di kota-kota besar di Jateng-DIY untuk memenangkan Pilpres 2019. Namun dia mengaku tidak menganggarkan dana pos-pos tersebut. Lalu dari mana dana operasionalnya?

Sebelumnya, Sandi mengatakan rencana pendirian rumah pemenangan Prabowo-Sandi di kota-kota besar di Jateng dan DIY. Namun terkait hal tersebut, Sandi mengaku bahwa tidak ada anggaran khusus untuk mendirikan posko tersebut.

"Justru relawan yang membiayai sendiri. Setiap kali kunjungan justru malah saya dapat uang, ada yang nyumbang Rp 5 juta ada yang nyumbang Rp 1 juta, dan di sini semuanya juga dengan sukarela," kata Sandi saat menghadiri dialog kerakyatan di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kebumen, Kamis (13/12/2018).


Sandi menambahkan, cara berfikir lama bahwa untuk kegiatan politik harus menyiapkan anggaran khusus kini sudah berubah. Rumah pemenangan tersebut justru merupakan bentuk antusias masyarakat dalam mendukung kemenangan pasangan Prabowo-Sandi.

"Jadi cara berfikir lama bahwa kita menyiapkan budget itu sudah berubah karena sekarang masyarakat yang secara antusias menghadirkan rumah pemenangan itu untuk kita gunakan berkoordinasi," tambahnya.

Sebelumnya, tim pemenangan Prabowo-Sandi berencana mendirikan pos yang disebutnya sebagai posko pertempuran di Solo. Mereka berhasrat merebut suara hingga menghapus label Kandang Banteng.


Terkait hal tersebut, sebagian kalangan menilai bahwa keberadaan pos tempur itu tidak akan efektif memecah suara lawan politik di daerah basis fanatik. Menanggapi hal tersebut, Sandi justru menganggap posko tersebut didirikan bukan semata-mata untuk pertempuran.

"Ya jangan dilihat sebagai pertempuran, ini kan bagian dari perjuangan kita, ini juga ada rumah perjuangan di sini cukup efektif. Rumah-rumah ini jangan dibayangkan untuk pertempuran, tapi ini perjuangan dan pemenangan. Dan yang menang itu rakyat," pungkasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed