DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 13:59 WIB

Suhu di Yogya Lebih Panas dari Biasanya, Ini Dia Penjelasannya

Ristu Hanafi - detikNews
Suhu di Yogya Lebih Panas dari Biasanya, Ini Dia Penjelasannya Prakiraan cuaca di DIY. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Yogyakarta - Dalam beberapa hari terakhir ini suhu terik sangat terasa di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ketika siang hari. BMKG mencatat suhu udara paling tinggi mencapai 35 derajat celsius.

"Dalam beberapa hari ini terlihat ada kenaikan suhu udara di Yogyakarta, antara 33-35 derajat C," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Yogyakarta, Djoko Budiyono saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (11/10/2018).

Hasil pantauan BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, cuaca yang dirasakan masyarakat terutama kondisi panas di siang hari karena posisi semu matahari pada September kemarin berada di sekitar ekuator sehingga wilayah Indonesia mendapatkan banyak curahan matahari.

Kemudian bulan Oktober ini, pergerakan posisi semu matahari secara perlahan akan bergerak ke bagian selatan ekuator. Maka untuk wilayah Yogyakarta yang berada di selatan ekuator akan mendapatkan curahan matahari yang lebih besar lagi.

"Oktober ini matahari akan berada di atas wilayah kita. Bertepatan dengan kondisi ini maka wilayah Yogyakarta siang hari akan mempunyai suhu maksimum yang cukup tinggi dengan suhu maksimum berkisar 33-35 derajat C. Sedangkan suhu udara minimum di malam hari juga cukup hangat sekitar 22-24 C," jelasnya.

Ditambahkannya, secara umum kondisi iklim bulan Oktober di wilayah Yogyakarta akan memasuki periode pancaroba. Untuk awal musim hujan diperkirakan akan masuk mulai November 2018.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed