DetikNews
Rabu 16 Mei 2018, 16:17 WIB

Serunya Padusan di Sendang Petilasan Sunan Kalijaga di Sleman

Ristu Hanafi - detikNews
Serunya Padusan di Sendang Petilasan Sunan Kalijaga di Sleman Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Di Dusun Klangkapan, Desa Margoluwih, Seyegan, Sleman terdapat sendang/sumber mata air yang konon merupakan petilasan Sunan Kalijaga. Seperti nama dusun lokasi sendang tersebut diberi nama Sendang Klangkapan.

Menjelang memasuki bulan Ramadan, Sendang Klangkapan menjadi salah satu lokasi favorit warga melakukan tradisi padusan. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias padusan di sendang yang airnya jernih dan tidak pernah kering meskipun saat musim kemarau.

Pantauan detikcom sejak siang hingga sore, warga mulai berdatangan untuk mandi dan berenang. Untuk masuk ke Sendang Klangkapan tidak dipungut biaya.

"Mandi padusan, kan besok puasa. Tadi diajak teman-teman," kata Alfian, pelajar kelas 5 SD yang berasal dari Godean, Rabu (16/5/2018).

Lalu seperti apa sejarah keberadaan Sendang Klangkapan yang kono sempat disinggahi Sunan Kalijaga bersama rombongannya ketika berdakwah?

"Jadi cerita dari simbah-simbah dulu, Sunan Kalijaga berdakwah agama Islam dari rumah ke rumah, ke daerah-daerah. Lalu sampai di sini, menemukan belik air ini. Beliau mau minum, karena tidak ada gayung ambil airnya pakai kedua tangan dan diminum, dikokop langsung. Dari situ dikokop jadi kokopan dan daerah sini akhirnya dinamakan Klangkapan," jelas pengelola Sendang Klangkapan, Bardiyono (68).

Bardiyono mengakui air di Sendang Klangkapan tidak pernah kering. Mata airnya berasal dari belik di sebelah utara sendang.

Awalnya sendang ini masih berukuran kecil dan masih alami. Lalu sekitar tahun 1920an, sendang direnovasi oleh kepala desa setempat dengan dibangun pagar dan talud dari semen. Karena saat itu masih masa penjajahan, Sendang Klangkapan baru diresmikan tahun 1946.

Saat ini ada dua buah kolam di Sendang Klangkapan, di sisi utara dengan ukuran cukup besar bernama Sendang Lanang dengan kedalaman sekitar 2 meter. Kemudian di sisi selatan sendang kecil bernama Sendang Wedok dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

"Sendang Wedok biasanya dipakai anak-anak yang masih kecil, belum bisa berenang," ujar Bardiyono.

Tak hanya dipakai untuk mandi dan sebagai salah satu alternatif sumber air bersih warga, Sendang Klangkapan juga dipakai untuk irigasi 2 padukuhan dan kerap dipakai prajurit TNI untuk latihan berenang.

"Setelah tahun 1990an, sering dipakai TNI latihan berenang," imbuh Bardiyono.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed