DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 21:33 WIB

Kisah Bayi Usia 3 Bulan yang Telantar Bersama Neneknya di Bantul

Usman Hadi - detikNews
Kisah Bayi Usia 3 Bulan yang Telantar Bersama Neneknya di Bantul Foto: Usman Hadi/detikcom
Bantul - Nenek Sumilah (75) bersama cicitnya berusia 3 bulan ditemukan warga menggelandang di sekitar Kompleks Makam Raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul. Sumilah mengasuh cicitnya karena bayi itu sejak dilahirkan telah ditinggal ibunya.

Ibunya bernama Suprihatin warga Gunungkidul. Suprihatin adalah cucu Sumilah yang juga anak kedua dari Ny Warni. Warni adalah anak Sumilah. Saat ini Warni tinggal bersama suami keduanya, Wagiyo di Imogiri, Bantul. Namun karena keterbatasan ekonomi dan ada ketidak cocokan, Sumilah memilih pergi bersama cicitnya (DP) yang berusia 3 bulan itu.

"Sebelum lahiran ibunya sering minum-minuman keras, biar keguguran," kata nenek DP, Warni (45), saat ditemui wartawan di Mapolsek Imogiri, Kamis (18/1/2018).

Menurut Warni, cucunya itu sudah lama ditelantarkan orangtuanya, Suprihatin. Ibunya tidak mau mengasuhnya. Bahkan sejak hamil, Suprihatin kedapatan beberapa kali mencoba menggugurkan kandungannya.

Warni mengungkapkan selama ini Suprihatin diketahui bekerja di kawasan Pantai Parangtritis Bantul. Dia tidak mengetahui secara pasti apa pekerjaan anaknya itu. Namun yang jelas putrinya tidak pernah pulang ke rumah.

"Suprihatin itu anak kedua saya. Dia kos hampir setahun di Parangtritis dan tidak pernah pulang. Sejak melahirkan sampai sekarang hanya sekali dia pulang nengok anaknya," kata Warni.

Menurutnya, Suprihatin memang tidak menghendaki kehadiran DP. Sebab, dia menduga DP adalah anak hasil hubungan gelap Suprihatin. Sampai saat ini pun Warni tidak mengetahui siapa ayahnya DP.

"Bahkan setelah DP lahir, Suprihatin sempat mau membuang anaknya, tetapi enggak jadi karena ketahuan sama pemilik kos. Setelah itu DP diserahkan ke saya untuk dirawat," ungkapnya.

Setelah itu DP tinggal bersama Warni dan Sumilah (75). Mereka tinggal di rumah Wagiyo (45), warga Kecamatan Imogiri, Bantul. Wagiyo diketahui belum lama ini memperistri Warni.

Namun karena permasalahan keluarga, akhirnya Sumilah membawa DP pergi dari rumah. Untuk menyambung hidup sehari-hari kemudian Sumilah menjual kain jarik dengan cara menawarkan ke rumah-rumah warga.

Terakhir Sumilah dengan membawa DP menjual kain jarik bekas di sekitar makam Imogiri pada Kamis (18/1/2018) siang. Sumilah bersama cicitnya ditemukan polisi tengah beristirahat di sebuah warung milik warga.

"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya nenek yang membawa seorang bayi sedang beristirahat di warung. Petugas kami mengecek ke lokasi," jelas Kapolsek Imogiri, Kompol Purwadi.

Saat petugas mengecek kondisi DP, ternyata suhu badan DP demam tinggi dengan bagian punggung memerah. Petugas kemudian membawa bayi itu ke Puskesmas I Imogiri untuk mendapatkan perawatan.

"Ternyata berdasarkan pemeriksaan dokter puskesmas, diketahui bayi tersebut kurang gizi," paparnya.

Sesuai dari puskesmas, si buyut dan DP dibawa ke Mapolsek Imogiri untuk dimintai keterangan. Sumilah, di hadapan polisi mengaku tuna wisma. Akhirnya kini Sumilah dan DP sementara waktu ditampung polisi.

"Karena bayinya telantar, untuk sementara waktu bayi dan si nenek (Sumilah) akan saya rawat, akan saya bawa pulang ke rumah saya dulu," pungkas Purwadi.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed